Saturday, January 22, 2022
HomeUncategorizedBanjir Karawang Merendam Kantor Desa Karangligar Aktivitas Pelayanan Kepada Masyarakat Terganggu

Banjir Karawang Merendam Kantor Desa Karangligar Aktivitas Pelayanan Kepada Masyarakat Terganggu

Karawang. deliksatu -Tahun 2021 ini Desa Karangligar Kecamatan teluk jambe Barat Kabupaten Karawang kembali mengalami musibah banjir, sudah menjadi rutinitas setiap tahun saat musim penghujan tiba, seperti tidak ada solusi kongkrit dari Pemerintah daerah.

Kepala Desa Karangligar, Hj.Neneng Komariah atau yang akrab disapa lurah eneng mengungkapkan bahwa masyarakat sudah mulai lelah dengan kondisi banjir yang terus melanda rumah mereka, karena banjir ini menjadi langganan tiap tahunnya.

“Banjir ini berlangganan terjadi di Karangligar, banjir kali ini cukup parah, ada sekitar 564 rumah yang terdiri dari 708 KK, 2098 jiwa, yang lebih parah didusun pangasinan dan dusun kampek banjir sampai 3 meter lebih, mereka kini sudah meninggalkan rumah untuk mengungsi, bahkan banjir tahun ini sampai merendam kantor desa karangligar sehingga membuat aktivitas pelayanan kepada masyarakat menjadi tidak terganggu, “tegas lurah eneng, Rabu (10/2/2021)

Lurah Eneng pun, mengeluhkan bahwa tidak pernah ada solusi kongkrit dari pemerintah, hampir 15 tahun, kondisi di Desa Karangligar masih seperti ini.

[jnews_carousel_3 ]

[jnews_widget_tabpost ]

Saat banjir tahun lalu ketika Gubernur Ridwan Kamil meninjau banjir karangligar ini beliau akan membangun waduk untuk penampungan udara, namun sampai saat ini baik dari pemprov jawabarat maupun pemkab Karawang belum ada realisasi dan kami belum tahu kapan waduk tersebut akan dibangun agar dapat mengatasi banjir ini , sudah 15 tahun masyarakat ada dalam kondisi seperti ini, ”ujarnya.

“Sedangkan langkah dari pemda karawang hanya melakukan pengerukan kali saja oleh dinas terkait,” pungkas lurah eneng.

“Sebelum pandemi, saya pernah dengar pendapat dengan DPRD Karawang, ada 3 dewan yang siap membantu kurang lebih 1 milyaran untuk mengatasi banjir, namun karena pandemi Covid-19 bantuan itu pun urung direalisasikan,” tambahnya.

Neneng juga berharap pemerintah pemprov atau pemkab segera memberikan solusi kongkrit, karena masyarakat sudah lelah dengan banjir yang terus melanda rumah sakit.

Ditempat terpisah Anggota dewan DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Sri Rahayu Agustina saat meninjau lokasi banjir karangligar mengatakan akan segera menagih janji gubernur jawa barat untuk segera membangun waduk air dikarangligar ini, Kami dari komisi V DPRD provinsi jawa barat dari sosial akan menagih janji gubernur agar segera mereal pembangunan waduk, agar karangligar ini bisa terbebas dari banjir, pungkasnya. (Tata)

[jnews_widget_popular ]

[jnews_element_splitnav ]

[jnews_block_2 ]

[jnews_element_newsticker newsticker_icon=”empty”]

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular