Wakil Walikota Tangerang Resmikan Senam Terapi di Pondok Bahar

KOTA TANGERANG, Deliksatu.com –  Kunjungan Wakil Walikota Tangerang Drs. H. Syachrudin ke Pondok Bahar, Kelurahan Pondok Bahar Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang, hari minggu 12 Juni 2021 untuk meresmikan Sasana Senam Terapi Ling Tien Kung di Pondok Bahar.

Dalam peresmian tersebut dihadiri 150 peserta dan turut hadir Camat Karang Tengah H. Malkan. Lurah Pondok Bahar H. Azhari Zumalulail, dr. Indra Djaman, SpPD Bidang Teknik dan Litbang Ling Tien Kung Jabodetabek dan Ketua RW. 07 H. Wahmad, Ketua RW. 02 Mulana serta Pembina Pemuda Kelurahan Pondok Bahar sekaligus Caleg Dewan Kota Tangerang 2024.

“Sebagai laporan Ketua Panitia menyampaikan bahwa dengan diresmikannya Sasana Senam Terapi Ling Tien Kung Pondok Bahar, bermaksud untuk mengembangkan senam terapi di lingkungan perumahan Pondok Bahar khususnya dan masyarakat Pondok Bahar pada umumnya, sesuai dengan motto yaitu GOTONG ROYONG MENJAGA KESEHATAN BERSAMA,”Ungkap Hairul Salam.

Bersamaan dengan peresmian senam terapi ling tien kung Wakil Walikota Tangerang H. Syachrudin dalam sambutannya menyampaikan sekarang kita bersyukur karena pelandaiannya sudah sangat signifikan pemerintah sudah memberikan kelonggaran kelonggaran, kita sudah diperbolehkan membuka masker di ruang terbuka, bagi yang pakai masker ini pilihan, memang kita tetap harus waspada karena pandemi masih ada.

Oleh karena itu, PHBS Pola Hidup Bersih dan sehat ini tidak ada tawar menawar lagi dan kita jadikan budaya. “Saya menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan pengurus senam terapi ling tien kung di setiap tingkatan, mudah mudahan dengan gerakan gerakan yang dilakukan dalam senam terapi tanpa alat, tanpa obat dan tanpa ragat ini dapat menyehatkan kita semua,”Ujar H. Syachrudin.

Sementara, sebelum acara diakhiri Pembina Pemuda Kelurahan Pondok Bahar Muhamad Pandu dalam pesannya mengajak semua yang hadir untuk selalu menjaga kesehatan dan tetap sehat serta tetap semangat.

(JK)

Leave a Reply

Your email address will not be published.