Breaking News

Sungai Cisadane Tangsel Berbusa dan Bau Menyengat, Ratusan Ikan Ditemukan Mati

TANGERANG SELATAN, deliksatu.comAliran Sungai Cisadane di wilayah Kota Tangerang Selatan mendadak jadi perhatian warga. Air sungai dilaporkan berubah warna menjadi keruh keputihan, berbusa, disertai bau menyengat, hingga menyebabkan ratusan ikan mati mengapung.

Kondisi tak wajar itu pertama kali diketahui warga setelah sebuah video beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat air sungai berbuih dan berwarna pucat, sementara bau menyengat tercium di sekitar lokasi.

“Baunya menyengat, tampak juga berbusa. Ini tidak tahu asalnya dari mana?” ujar Nur (48), warga setempat, Senin (10/2/2026).

Baca Juga  Ucapan Tak Pantas Kanit Reskrim Polsek Cipondoh kepada Wartawan, "Saya Ratakan Kalian Semua"

Menurut Nur, kondisi serupa juga terlihat di sekitar jembatan anak Sungai Cisadane yang berada dekat Perumahan Delatinos. Ia menyebut bau yang muncul menyerupai bahan bakar.

“Bau kayak minyak tanah atau bensin gitu,” katanya.

Menanggapi laporan warga, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, Bani Khosiyatullah, mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim ke lapangan untuk mengecek langsung dugaan pencemaran tersebut.

Baca Juga  Polresta Cirebon Salurkan Bantuan Kepada Ratusan PKL Dan Nelayan

“Tim sudah diterjunkan untuk cek lokasi dugaan pencemaran. Ada dari anggota Pengendalian, Pencemaran, dan Pengawasan Lingkungan,” kata Bani saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan lapangan akan menjadi dasar untuk mengetahui penyebab pasti perubahan kondisi air Sungai Cisadane tersebut.

“Nanti kita tunggu hasil cek petugas di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, muncul dugaan bahwa kondisi air sungai tersebut berkaitan dengan peristiwa kebakaran gudang pestisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan, yang terjadi pada Senin (9/2/2026) dini hari.

Baca Juga  SDN Jombang 04 Sukses Menggelar Pelepasan Purna Tugas Kepala UPTD Baru, Dihadiri Kepala Dindikbud Tangsel

Gudang pestisida milik PT Biotek Saranatama dilaporkan terbakar sekitar pukul 04.30 WIB. Api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan sebelum akhirnya dilaporkan ke pemadam kebakaran.

“Kita terima laporan jam 04.30 WIB, kemudian langsung dilakukan pemadaman,” kata Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Tangsel, Omay Komarudin.

Hingga kini, pihak terkait masih menelusuri apakah ada keterkaitan antara kebakaran gudang tersebut dengan dugaan pencemaran Sungai Cisadane yang menyebabkan ikan mati massal.

Editor : Glend

Mengungkap Fakta
X
×
Deliksatu