Breaking News

Hadapi Era Aging Population, Dinkes Kota Tangerang Perkuat 589 Kader Peri Lansia untuk Dampingi Lansia Berisiko Tinggi

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, bersama jajaran dan peserta Bimtek Kader Peri Lansia dalam upaya memperkuat pendampingan bagi lansia berisiko tinggi di Kota Tangerang.

DelikSatu.com | KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi lanjut usia dengan meningkatkan kapasitas Kader Peri Lansia atau Pendamping Risiko Tinggi Lansia. Langkah ini menjadi strategi penting dalam menghadapi fenomena aging population yaitu meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia seiring bertambahnya angka harapan hidup masyarakat.

Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN), Dinkes Kota Tangerang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kader Peri Lansia di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut bertujuan membekali kader dengan keterampilan dan pengetahuan dalam mendampingi lansia yang membutuhkan perhatian khusus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci dalam memberikan pelayanan terbaik bagi kelompok lanjut usia.

Baca Juga  Hari Pertama Tes Masuk SMKN 1, Ratusan Calon Siswa Antusias Ikuti Seleksi

“Melalui peringatan Hari Lanjut Usia Nasional, kami memberikan pelatihan kepada para caregiver atau Kader Peri Lansia agar memiliki kemampuan dalam mendampingi dan memberikan edukasi kepada keluarga yang merawat lansia,” ujarnya.

Saat ini, Kota Tangerang memiliki sekitar 500 kader Peri Lansia yang tersebar di berbagai wilayah. Pada pelatihan sebelumnya sebanyak 50 kader telah mengikuti pembekalan, sementara pelatihan terbaru diikuti oleh 39 peserta. Secara keseluruhan, 589 kader telah mendapatkan pelatihan dari Dinkes Kota Tangerang.

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, Dinkes menghadirkan narasumber dari berbagai institusi yang kompeten, di antaranya Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Rumah Sakit Soeharto Heerdjan, serta tenaga profesional kesehatan.

Baca Juga  Dinas Pendidikan Kota Tangerang Raih Nilai Tertinggi Ombudsman Banten

Para peserta memperoleh materi mengenai teknik pendampingan, perawatan, hingga penanganan lansia yang mengalami keterbatasan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Pembekalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis keluarga dan masyarakat.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tangerang, sekitar 97 persen lansia masih berada dalam kondisi mandiri sehingga tetap mampu beraktivitas, hidup sehat, dan produktif. Sementara itu, sekitar tiga persen lainnya membutuhkan pendampingan akibat penyakit kronis maupun kondisi kesehatan tertentu.

Menurut dr. Dini, keberadaan Kader Peri Lansia bukan untuk menggantikan peran keluarga, melainkan menjadi pendamping dan edukator agar keluarga memiliki pengetahuan yang cukup dalam merawat lansia di rumah secara tepat dan aman.

Baca Juga  Reyhans Clementrich Houston Bocil 8 Tahun Atlet Prestasi Wushu, Telah Mengharumkan Nama Baik Sekolah

Melalui program ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap semakin banyak lansia yang dapat menikmati masa tua dengan sehat, mandiri, dan berkualitas, sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang ramah terhadap lanjut usia. (Hi


Berita Terkait

Mengungkap Fakta
X