Deliksatu.com| Kota Tangerang,. – Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Tangerang menerima apresiasi Government Collaboration Recognition dalam ajang Award4Change 2025 yang diselenggarakan Waste4Change. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi dan kolaborasi pemerintah daerah dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.
Apresiasi tersebut diserahkan kepada Kepala DLH Kota Tangerang Yudi Pradana dalam rangkaian Indonesia Green Building Festival 2026 di Jakarta, Jumat 4 September 2026.
Penghargaan ini menjadi perhatian karena pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah. Kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam membangun sistem persampahan yang dapat berjalan secara berkelanjutan.

Yudi Pradana mengatakan, apresiasi yang diterima DLH Kota Tangerang menjadi motivasi untuk terus memperkuat kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan sampah.
“Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan sampah. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga diperlukan sinergi dengan masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pihak lainnya,” ujar Yudi.
Menurut Yudi, kolaborasi merupakan salah satu unsur penting dalam membangun pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab. Upaya tersebut perlu dilakukan secara konsisten, mulai dari pengurangan sampah hingga memastikan sampah dikelola dengan cara yang tepat.
Pengakuan yang diterima DLH Kota Tangerang tersebut merupakan bagian dari Award4Change 2025. Dalam ajang tersebut, Waste4Change memberikan 43 apresiasi kepada 42 mitra dan instansi yang dinilai memiliki kontribusi dalam berbagai aspek pengelolaan sampah.
Penghargaan tersebut terbagi dalam empat kategori. Kategori itu meliputi peningkatan pengelolaan sampah di pemerintah daerah, kemitraan dan inovasi, pengelolaan sampah pada sektor hospitality dan residential, serta pengelolaan sampah di sektor korporasi dan komersial.
Bagi DLH Kota Tangerang, apresiasi tersebut menjadi dorongan untuk melanjutkan berbagai upaya pengelolaan lingkungan melalui kolaborasi dan inovasi. Pemerintah daerah juga mendorong masyarakat agar mengambil peran langsung dalam mengurangi persoalan sampah.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat adalah membiasakan pengurangan dan pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Kebiasaan tersebut dinilai penting karena pengelolaan sampah tidak hanya dilakukan setelah sampah terkumpul, tetapi juga dimulai dari perilaku masyarakat dalam menghasilkan dan memilah sampah.
Yudi menegaskan DLH Kota Tangerang akan terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan, khususnya sektor persampahan.
“Ke depan, kami akan terus bergerak dan berkolaborasi agar pengelolaan lingkungan, khususnya persampahan, dapat semakin baik. Harapannya, kolaborasi yang dibangun dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi Kota Tangerang,” pungkas Yudi.
Apresiasi Government Collaboration Recognition tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa kerja sama lintas pihak menjadi salah satu bagian penting dalam menghadapi tantangan persampahan. DLH Kota Tangerang memastikan kolaborasi dan inovasi akan terus didorong agar pengelolaan lingkungan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

