Deliksatu.com | JAKARTA — Dewan Pengawas Watch Relation of Corruption (WRC), Habib Muchdar Assegaf, mengapresiasi komitmen Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memperkuat pemberantasan narkoba di Indonesia. Ia menilai, langkah pemetaan kawasan rawan narkoba dan identifikasi bandar merupakan strategi penting untuk memutus jaringan peredaran narkotika.
Kapolri Suyudi Ario Seto sebelumnya menyampaikan telah menginstruksikan seluruh Kapolda agar melakukan pemetaan terhadap kampung-kampung narkoba di wilayah masing-masing” Selain pemetaan wilayah rawan, Kapolda juga diminta mengidentifikasi bandar narkoba yang masih berkeliaran agar dapat segera ditindak sesuai ketentuan hukum.
Lebih lanjut” Habib Muchdar menegaskan, upaya tersebut perlu diperluas dan dilakukan secara menyeluruh, termasuk di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan negara (rutan)“ Pemetaan pemberantasan narkoba jangan hanya menyasar kampung-kampung atau wilayah permukiman saja, Lapas dan Rutan juga harus menjadi bagian penting dari strategi pengawasan dan penindakan, jangan sampai narkoba masih beredar dari balik jeruji besi,” tegas Habib Muchdar.
Menurutnya, pemberantasan narkoba harus dilakukan dari hulu hingga hilir, mulai dari pemasok, bandar besar, jaringan pengedar hingga pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika di dalam Lapas maupun Rutan dimana setiap dugaan pelanggaran harus ditindak lanjuti secara profesional, transparan dan berdasarkan hukum.
Ia juga mendorong sinergi Polri, BNN, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta seluruh aparat penegak hukum untuk memperkuat pengawasan, melakukan evaluasi berkala dan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat tanpa pandang bulu“ Perang terhadap narkoba bukan sekadar menangkap pengguna di lapangan, melainkan membongkar jaringan dan memutus mata rantai peredarannya.
Selanjutnya” Habib Muchdar berharap komitmen Kapolri tersebut diwujudkan melalui langkah nyata, konsisten dan berkelanjutan agar Indonesia semakin kuat dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda dari ancaman narkotika” Jangan beri ruang bagi bandar maupun siapa pun yang terbukti menjadi bagian dari bisnis haram ini,” pungkasnya.

