Breaking News

Kota Tangerang Perketat Pengawasan Ruang Digital, Diskominfo Didorong Cegah Tawuran Antar Kelompok Remaja

Ketua DPRD Kota Tangerang mendorong Diskominfo memperkuat pengawasan ruang digital guna mencegah tawuran remaja melalui kolaborasi dengan aparat dan masyarakat.

DelikSatu.com | Kota Tangerang – Upaya pencegahan tawuran remaja di Kota Tangerang didorong untuk memasuki ruang digital. DPRD Kota Tangerang meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) membentuk tim khusus guna memantau aktivitas media sosial yang berpotensi memicu aksi kekerasan antar kelompok remaja.

Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, menilai pola tawuran saat ini mengalami perubahan. Jika sebelumnya banyak dipicu konflik antar sekolah, kini sejumlah kelompok remaja justru membangun komunikasi dan koordinasi melalui media sosial sebelum melakukan aksi di lapangan.

Baca Juga  Disdukcapil Tangsel Gelar Rapat Kerja Sama Pemanfaatan Kartu Identitas Anak 

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan langkah antisipasi yang lebih cepat dengan melibatkan pemerintah daerah, kepolisian, serta berbagai elemen masyarakat agar potensi konflik dapat dicegah sejak awal.

“Fenomena ini membutuhkan pengawasan yang lebih serius di ruang digital sehingga potensi tawuran dapat dideteksi dan dicegah sebelum terjadi,” ujar Rusdi Alam.

Ia menegaskan bahwa pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai positif, serta pengawasan yang berkelanjutan menjadi faktor penting dalam membentuk generasi muda yang berkualitas dan jauh dari tindakan negatif.

Selain peran pemerintah, Rusdi juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, termasuk penggunaan media sosial dan lingkungan pergaulan sehari-hari.

Baca Juga  Panitia Sebelas Desa Mekar Buana Karawang Gelar Penetapan Nomer Urut Kepdes

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya, menjelaskan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan kanal pengaduan yang beroperasi selama 24 jam untuk melaporkan berbagai potensi gangguan keamanan maupun ketertiban. Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Pemerintah Kota Tangerang juga melibatkan lurah, camat, serta jajaran RT dan RW untuk memantau kondisi wilayah sehingga potensi tawuran maupun gangguan keamanan dapat diantisipasi lebih cepat.

Baca Juga  Luncurkan Inovasi SAKTI, Pemkot Tangerang Peringati Hakordia dengan Semangat Pencegahan Korupsi yang Inklusif

Di sisi lain, kepolisian kembali mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi aktivitas anak, terutama pada malam hingga dini hari. Orang tua diimbau memastikan anak tidak terlibat dalam kelompok yang mengarah pada tindakan kriminal, tawuran, maupun geng motor yang dapat merusak masa depan mereka.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, lingkungan masyarakat, dan keluarga, diharapkan Kota Tangerang mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman sekaligus melindungi generasi muda dari pengaruh negatif di dunia nyata maupun ruang digital. (Hi

Mengungkap Fakta
X