JARI 98 Tangsel Gelar Doa Bersama, Dukung Kapolri Tangani Bencana dan Soroti Krisis Sampah

TANGERANG SELATAN, deliksatu.comJaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (JARI 98) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar doa bersama dalam agenda rutin akhir tahun yang digelar di Aula Majelis Ta’lim Panca Karsa, Buaran Serpong, Rabu (31/12/2025).

Doa bersama tersebut difokuskan untuk mendoakan Kapolri atas perannya dalam penanganan bencana alam di sejumlah wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Padang, Sumatera Barat.

Sekretaris Jenderal JARI 98, Ferry Supriyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan moral terhadap Kapolri yang dinilai telah menjalankan kewajiban negara dalam merespons bencana alam secara langsung.

Baca Juga  Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H, SMPN 15 Kota Tangsel Bangun Mewujudkan Insan Yang Berkarakter Unggul Dalam Berprestasi dan Peduli Lingkungan

“Penanganan bencana bukan soal membantu atau tidak, tapi merupakan kewajiban negara. Kami melihat Kapolri hadir langsung di lapangan, memantau kondisi masyarakat, dan itu patut diapresiasi,” ujar Ferry.

Menurut Ferry, penanganan bencana alam membawa beban tugas yang sangat berat, baik secara fisik maupun psikologis. Karena itu, JARI 98 mendoakan agar Kapolri senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keteguhan dalam menjalankan amanah negara.

Dalam kesempatan tersebut, Ferry juga menegaskan komitmen JARI 98 untuk tetap menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.

Ia menyatakan bahwa dukungan terhadap pemerintah akan selalu dibarengi sikap kritis yang konstruktif.

Baca Juga  Milad ke 3 PT Delik Berita Tujuh, Alfamidi Berikan Bantuan Paket Sembako untuk Anak Yatim

Terkait pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, JARI 98 menyatakan siap mendukung setiap kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat. Namun, organisasi ini juga menegaskan akan tetap bersuara jika terdapat janji politik yang tidak direalisasikan.

“Kami mendukung kebijakan yang pro rakyat, tapi tetap akan mengkritisi jika ada janji politik yang tidak dijalankan,” tegas Ferry.

Selain isu nasional, JARI 98 turut menyoroti persoalan lokal, khususnya pengelolaan sampah di Kota Tangerang Selatan yang dinilai hingga kini belum tertangani secara optimal.

Baca Juga  BRI BO Pamulang Lakukan Gathering Kepada Nasabah Maupun Non - Nasabah

Ferry mempertanyakan efektivitas penggunaan anggaran persampahan, termasuk pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.

Ia menekankan pentingnya transparansi anggaran serta penghentian praktik korupsi di lingkungan pemerintahan daerah.

“Masalah sampah di Tangsel ini serius. Kami mempertanyakan ke mana anggaran persampahan digunakan dan bagaimana pengelolaan TPA Cipeucang. Transparansi dan pemberantasan korupsi harus menjadi prioritas,” pungkasnya.

Editor : Glend