Deliksatu.com | TANGERANG,. – Dinas Kesehatan Kota Tangerang terus memperkuat ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan untuk memastikan masyarakat memperoleh akses layanan yang sesuai dengan kebutuhan di setiap wilayah.
Saat ini Kota Tangerang telah memiliki 39 puskesmas yang tersebar di sejumlah wilayah. Selain itu, terdapat rumah sakit pemerintah dan swasta yang turut mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Dini Anggraeni mengatakan pengembangan fasilitas kesehatan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan perkembangan wilayah.
Ya kita menyesuaikan dengan kebutuhan. Jadi saat ini kan sudah ada 39 puskesmas, ada tiga rumah sakit, rencananya satu rumah sakit masih berproses operasional, ujar Dini, Selasa 18 Agustus 2026.
Dinkes Kota Tangerang juga mencatat terdapat Laboratorium Kesehatan Daerah atau Labkesda serta sejumlah rumah sakit swasta yang mendukung sistem pelayanan kesehatan masyarakat.
Secara keseluruhan, jumlah rumah sakit yang beroperasi di Kota Tangerang mencapai 36 rumah sakit.
Total itu rumah sakit di Kota Tangerang ada 36. Ya, jadi secara kebutuhan, nah ini cukuplah ya, sementara ini cukup, kata Dini.
Menurut Dini, keberadaan fasilitas kesehatan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas akses pelayanan kepada masyarakat.
Meski dinilai telah mencukupi untuk kebutuhan saat ini, pengembangan fasilitas kesehatan tetap akan mengikuti dinamika kebutuhan masyarakat serta perkembangan wilayah Kota Tangerang.
Upaya peningkatan kesehatan masyarakat juga tidak hanya dilakukan melalui pembangunan dan penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan.
Dinkes Kota Tangerang menjalankan sejumlah program berbasis kewilayahan yang melibatkan masyarakat dan berbagai unsur pemerintahan.
Program tersebut antara lain penilaian Kecamatan Sehat, Kelurahan Sehat, Posyandu Berprestasi dan Kader Berprestasi.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui kolaborasi Dinkes bersama Tim Penggerak PKK dan unsur kewilayahan.
Penilaian juga melibatkan Forum Kota Tangerang Sehat, Dinkes, PKK serta organisasi perangkat daerah terkait.
Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai penting karena peningkatan derajat kesehatan masyarakat tidak hanya bergantung pada keberadaan fasilitas kesehatan.
Peran masyarakat dan lingkungan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kondisi yang mendukung kehidupan sehat.
Pemerintah Kota Tangerang juga terus mendorong agar pelayanan kesehatan dapat dirasakan masyarakat sejak usia dini hingga lanjut usia.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan pemerintah daerah berupaya memastikan setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sehat.
Kita juga ingin memastikan setiap warga Kota Tangerang memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sehat sejak lahir hingga lanjut usia, ujar Sachrudin.
Menurutnya, kesehatan tidak hanya berkaitan dengan pengobatan ketika seseorang mengalami sakit.
Upaya menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan juga menjadi bagian penting agar setiap keluarga dapat menjalani kehidupan yang sehat, produktif dan berkualitas.
Dukungan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat mencakup tiga Rumah Sakit Umum Daerah, 39 puskesmas dan 1.098 posyandu.
Pemkot Tangerang juga menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat, salah satunya melalui pelayanan cek kesehatan gratis serta berbagai layanan kesehatan lainnya.
Karena kesehatan bukan hanya soal mengobati ketika sakit, tapi juga tentang menjaga, mencegah, dan memastikan setiap keluarga dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas, kata Sachrudin.
Dengan jaringan fasilitas kesehatan yang tersedia serta program berbasis masyarakat, Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan.
Penguatan pencegahan, akses layanan dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat Kota Tangerang yang lebih sehat dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

