Breaking News

Ortu Siswa SMPN 18 Tangsel Keluhkan Biaya Seragam dan Psikotes

TANGERANG SELATAN, deliksatu.comSejumlah orang tua siswa baru SMP Negeri 18 Tangerang Selatan (Tangsel) mempertanyakan biaya yang harus dikeluarkan saat memasuki tahun ajaran baru. Keluhan terutama terkait pengadaan seragam yang disebut mencapai jutaan rupiah serta biaya psikotes bagi siswa baru.

Orang tua siswa menilai persoalan tersebut perlu dijelaskan secara terbuka. Mereka mempertanyakan rincian biaya, dasar pengenaan psikotes, hingga status pembayaran apakah bersifat wajib atau tidak.

“Kami selaku orang tua siswa sangat keberatan dengan biaya seragam dan pungutan psikotes, karena belum jelas tentang biaya psikotes siswa baru,” ujar salah seorang orang tua yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Baca Juga  SMKN 2 Tangsel Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1446H, Membangun Generasi Milenial Cerdas, Modern, Religius dan Berakhlakul Kharimah

Menurutnya, transparansi menjadi hal penting agar orang tua mengetahui secara jelas komponen biaya yang dibebankan. Terlebih, SMPN 18 merupakan sekolah negeri yang berada di bawah naungan Pemerintah Kota Tangsel.

“Kalau memang ada biaya, harus jelas rinciannya untuk apa dan apakah wajib. Orang tua tentu butuh penjelasan resmi dari sekolah,” katanya.

Keluhan tersebut menjadi sorotan karena sebelumnya Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan telah mengingatkan sekolah negeri agar tidak melakukan pungutan kepada peserta didik baru.

Baca Juga  SDN Pondok Kacang Timur 02 Gelar Giat Potong Tumpeng Dalam Acara Hari Guru Nasional Ke-79

Pilar secara tegas meminta seluruh sekolah negeri di wilayah Tangsel menghindari pungutan dalam bentuk apa pun.

“Semua sekolah, khususnya negeri yang ada di Tangsel, untuk tidak melakukan pungutan berbentuk apa pun,” kata Pilar.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian di tengah munculnya keluhan orang tua siswa SMPN 18 Tangsel mengenai biaya seragam dan psikotes.

Sementara itu, Kepala SMPN 18 Tangsel, Nurina, telah dikonfirmasi mengenai persoalan tersebut. Konfirmasi disampaikan melalui pesan WhatsApp, khususnya terkait mekanisme pengadaan seragam, besaran biaya, serta dasar pelaksanaan psikotes.

Baca Juga  SDN Sudimara 6 Kota Tangerang Mengadakan Kegiatan Tasyakuran "Ucap Rasa Syukur"

Namun, hingga berita ini ditulis, Nurina belum memberikan tanggapan.

Pihak sekolah masih diharapkan memberikan penjelasan resmi agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi polemik. Terutama mengenai apakah biaya seragam dan psikotes merupakan program resmi sekolah, hasil kesepakatan tertentu, atau pembayaran yang bersifat wajib bagi seluruh siswa baru.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari SMPN 18 Tangsel mengenai rincian maupun status biaya yang dikeluhkan para orang tua siswa. 

Editor : Glend

Mengungkap Fakta
X
×
Deliksatu