Breaking News

Kebakaran Sampah di Belakang Pasar Lembang Nyaris Merembet ke Permukiman Warga

Deliksatu.com | Kota Tangerang, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kota Tangerang melalui UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ciledug bergerak cepat menangani kebakaran tumpukan sampah di kawasan padat penduduk Jalan Pasar Lembang Kelurahan Sudimara Selatan Kecamatan Ciledug Kota Tangerang Rabu 2 September 2026 malam.

Kebakaran terjadi di lahan seluas sekitar 100 meter persegi yang berada tepat di belakang Pasar Lembang. Lokasi tersebut diketahui kerap dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal oleh pedagang pasar maupun warga sekitar.

Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 21.40 WIB. Petugas kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Setelah berjibaku selama sekitar dua jam api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 23.40 WIB.

Kesigapan petugas menjadi penting karena lokasi kebakaran berada sangat dekat dengan permukiman warga. Kobaran api berpotensi merambat apabila tidak segera dikendalikan mengingat tumpukan sampah didominasi material yang mudah terbakar.

Baca Juga  Bersimpuh Memohon Doa Orang Tua, Momen Haru Warnai Perpisahan SMPN 17 Kota Tangerang

Komandan Regu 3 UPT Damkar dan Penyelamatan Ciledug Syuhada mengatakan sebanyak 17 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas juga mendapat dukungan lima unit mobil pemadam kebakaran yang merupakan gabungan dari UPT Damkar Ciledug dan Pos Pinang.

Proses pemadaman tidak berlangsung mudah. Petugas menghadapi kondisi medan yang cukup sulit akibat tumpukan sampah yang mencapai ketinggian sekitar satu meter. Kondisi tersebut membuat api tidak hanya berada di permukaan tetapi juga berpotensi membakar bagian dalam tumpukan.

Untuk memastikan api benar benar padam petugas melakukan teknik penguraian tumpukan sampah sekaligus menyuntikkan air langsung ke bagian dalam tumpukan. Cara tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya kembali titik api setelah kobaran utama berhasil dikendalikan.

Baca Juga  DKP Kota Tangerang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan, Sambut HUT ke-80 RI

Kendala lain yang dihadapi petugas adalah akses jalan yang sempit serta keterbatasan sumber air di sekitar lokasi. Kondisi tersebut membuat petugas harus menyambungkan selang hingga mencapai sekitar 300 meter agar proses pemadaman dapat tetap berlangsung.

Berdasarkan hasil penanganan awal petugas menduga kebakaran dipicu oleh tindakan pembakaran sampah secara sembarangan. Percikan api diduga terbawa angin hingga menyambar tumpukan sampah yang berada di lokasi.

Material sampah yang terdiri dari plastik dan kayu membuat api dengan cepat membesar. Kondisi angin serta keberadaan tumpukan sampah dalam jumlah banyak juga meningkatkan risiko kobaran api meluas.

Baca Juga  Saat ini Sudah 586 Warga Desa Lubuk Kemiling Sudah di Vaksin

BPBD Kota Tangerang mengingatkan masyarakat agar tidak membuang maupun membakar sampah sembarangan. Larangan tersebut dinilai semakin penting diterapkan di kawasan padat penduduk karena kebakaran yang terjadi di lokasi pembuangan sampah ilegal dapat dengan mudah mengancam rumah warga di sekitarnya.

Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran sampah secara terbuka. Kebiasaan tersebut dapat menimbulkan percikan api yang sulit dikendalikan terutama ketika kondisi angin cukup kencang.

BPBD Kota Tangerang menegaskan partisipasi masyarakat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi. Pengelolaan sampah yang lebih tertib serta menghindari aktivitas pembakaran sembarangan menjadi langkah penting dalam mengurangi potensi kebakaran di kawasan permukiman.

 

Mengungkap Fakta
X
Ă—
Deliksatu