Lapas Kelas 1 Tangerang Siap Dukung Program Makan Bergizi, Dapur dan Kesehatan Dicek

TANGERANG, deliksatu.comLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang bersiap mendukung pengembangan Program Makan Bergizi (MBG) dengan melibatkan Warga Binaan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian.

Kesiapan tersebut ditinjau langsung oleh Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi, Dr. dr. Adhayani Lubis, saat melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas I Tangerang, Selasa (27/1/2026).

Dalam kunjungannya, Adhayani Lubis bersama jajaran meninjau sejumlah fasilitas penunjang, mulai dari layanan kesehatan hingga dapur bersih yang akan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan MBG.

Peninjauan meliputi alur kerja dapur, kebersihan lingkungan, kualitas bahan pangan, serta sistem distribusi makanan.

Baca Juga  Kunjungi Gubernur, Kakanwil BPN Banten Laporkan Sejumlah Program Pertanahan dan Tata Ruang

Ia menekankan pentingnya penataan ruang masak yang memenuhi standar higienitas dan keselamatan kerja.

Menurutnya, aspek tersebut menjadi prasyarat utama keberhasilan program makan bergizi, khususnya melibatkan  Warga Binaan sebagai tenaga kerja.

“Program Makan Bergizi di Lapas Kelas I Tangerang memiliki nilai strategis. Selain mendukung program nasional bagi anak sekolah, keterlibatan Warga Binaan memberikan nilai tambah dalam pembinaan kemandirian. Ini berpotensi menjadi model percontohan secara nasional jika dilaksanakan konsisten dan sesuai standar,” ujar Adhayani.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menegaskan pihaknya siap mendukung penuh implementasi MBG.

Baca Juga  LBB Tangsel Mendorong Legalitas Gratis Pelaku Budaya Seni Bagi Padepokan dan Sanggar

Ia menyebut, Lapas Kelas I Tangerang tidak hanya diproyeksikan sebagai pusat produksi makanan, tetapi juga sebagai ruang pelatihan keterampilan kerja bagi Warga Binaan.

“Kami menyiapkan pembinaan dan pelatihan yang terstruktur bagi Warga Binaan yang terlibat. Ini sejalan dengan transformasi pemasyarakatan yang tidak hanya fokus pada pembentukan karakter, tetapi juga penguatan keterampilan yang aplikatif,” kata Beni.

Senada, Kepala Bidang Pembinaan Narapidana, Fuad, menilai pelibatan Warga Binaan dalam program MBG merupakan bentuk nyata pembinaan kemandirian yang berorientasi pada kesiapan reintegrasi sosial.

Baca Juga  Apresiasi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas, Menteri AHY Ajak Peserta juga Bertanggungjawab pada Isu Dunia

“Warga Binaan mendapatkan pengalaman kerja langsung di bidang pengolahan makanan dengan standar profesional. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi bekal saat mereka kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Melalui kunjungan kerja tersebut, Lapas Kelas I Tangerang menegaskan komitmennya sebagai satuan kerja yang adaptif terhadap kebijakan nasional, sekaligus memperkuat fungsi pemasyarakatan sebagai sarana pembinaan dan pemberdayaan Warga Binaan.

Editor : Glend