Breaking News

Lapas Kelas I Tangerang Panen Raya, Warga Binaan Produksi Sayur hingga 217 Kg Lele

KOTA TANGERANG, deliksatu.comLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang menggelar Panen Raya Serentak Pemasyarakatan di Area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.

Panen raya tersebut merupakan tindak lanjut Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-UM.01.01-15 tertanggal 13 Januari 2026 tentang Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan Panen Raya Serentak di lingkungan Pemasyarakatan.

Melalui pemanfaatan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), warga binaan dilibatkan secara aktif dalam program pembinaan kemandirian di bidang pertanian dan perikanan, mulai dari pengolahan lahan, perawatan, hingga panen dan pengelolaan hasil.

Baca Juga  Program Jaga Kampoeng Jelang Pemilu 2024, FWJI Korwil Tangsel Audensi ke Polsek Pagedangan

Dalam kegiatan panen kali ini, Lapas Kelas I Tangerang berhasil menghasilkan sejumlah komoditas pertanian dan perikanan. Hasil panen tersebut meliputi selada sebanyak 28 kilogram, pakcoy 15 kilogram, kangkung 60 kilogram, serta ikan lele mencapai 217 kilogram.

Seluruh hasil panen merupakan produk pembinaan yang dikelola langsung oleh warga binaan di bawah pendampingan petugas Lapas.

Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Tangerang, Aris Supriyadi, menyebut panen raya menjadi indikator keberhasilan pembinaan kemandirian yang berorientasi pada produktivitas.

“Panen raya ini menjadi bukti pembinaan kemandirian berjalan secara terencana dan berkelanjutan. Selain membekali keterampilan warga binaan, kegiatan ini juga berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan,” kata Aris.

Baca Juga  Ketua UMKM Kecamatan Tangerang Klarifikasi Soal Viralnya Pemberitaan Efha Yuningsing

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Kerja Lapas Kelas I Tangerang, Agus Susilo, menegaskan panen raya merupakan bagian dari proses pembelajaran keterampilan produktif bagi warga binaan.

“Melalui pembinaan pertanian dan perikanan, warga binaan dibekali keterampilan yang relevan dan bermanfaat ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Salah seorang warga binaan berinisial G mengaku keterlibatan langsung dalam kegiatan panen memberikan pengalaman dan kepercayaan diri.

“Kami belajar menanam, merawat, sampai panen. Keterampilan ini jadi bekal agar kami bisa mandiri setelah bebas,” ujarnya.

Baca Juga  Kapolda Metro Jaya Memberikan Penghargaan Kepada 2 Prajurit TNI Yang Berhasil Menangkap Begal

Melalui Panen Raya Serentak ini, Lapas Kelas I Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pembinaan kemandirian warga binaan melalui sektor pertanian dan perikanan sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.

Editor : Glend


Berita Terkait