Breaking News

Perkuat Ketahanan Ekosistem Muara Beting, SUCOFINDO Tanam 5.000 Bibit Mangrove

Deliksatu.com, Jakarta – Rabu (25/2/2026) – PT SUCOFINDO (PERSERO) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bekerja sama dengan Komunitas Indonesia Hijau melakukan penanaman 5.000 bibit mangrove di Kawasan Muara Benting, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), sekaligus respons terhadap tantangan abrasi, degradasi ekosistem pesisir, dan dampak perubahan iklim.

Kepala Unit TJSL PT SUCOFINDO, Nuri Hidayat, menyatakan bahwa program ini menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk memberikan dampak positif berkelanjutan. “SUCOFINDO tidak hanya fokus pada kinerja bisnis, tetapi juga berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat peran masyarakat, khususnya generasi muda sebagai agen perubahan,” ujarnya. Penanaman mangrove juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekosistem pesisir dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga  Warga Meruya Utara Berbagi Nasi Kotak dan Takjil Kepada Kaum Dhuafa dan Fakir Miskin

Rangkaian kegiatan dimulai pada 12 Januari 2026 dengan Workshop Ekowisata Konservasi Lutung Jawa dan Workshop Pembuatan Makanan Berbahan Dasar Mangrove, yang bertujuan meningkatkan kesadaran konservasi keanekaragaman hayati serta mendorong pemanfaatan mangrove secara produktif untuk ekonomi lokal. Kemudian pada 24 Januari 2026, perusahaan membangun dan memasang papan nama dermaga di depan Balai Desa Pantai Bahagia untuk memperkuat identitas kawasan dan mendukung pengembangan potensi desa pesisir.

Baca Juga  Tingkatkan Sinergi Pengelolaan Perusahaan, PERUMDA Air Minum Tirta Pinang Lakukan Studi Tiru ke PERUMDAM TKR

Sebagai puncak kegiatan, penanaman bibit mangrove jenis bakau dilakukan dengan melibatkan generasi muda dan masyarakat setempat, menggunakan metode ajir dengan penopang bambu agar bibit tumbuh lebih kokoh.

Humas Komunitas Indonesia Hijau, Agustina Dwi Handayani, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari kepedulian terhadap bencana lingkungan akibat penebangan liar dan degradasi hutan. Dengan slogan “Satu pohon, Satu kehidupan, Mari kita jaga”, komunitas berharap dapat membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pohon dalam menjaga keseimbangan alam.

Baca Juga  Mahludin Nahkodai KONI Tangsel 2025–2029, Fokus Peningkatan Prestasi Atlet

Nuri Hidayat menegaskan bahwa rangkaian program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya terkait penanganan perubahan iklim, ekosistem laut, ekosistem daratan, dan kemitraan. Melalui kolaborasi multipihak, SUCOFINDO terus memperkuat komitmennya dalam menyelenggarakan inisiatif keberlanjutan bagi lingkungan dan masyarakat.

Reporter: Lili Judiarti

Mengungkap Fakta
X
×
Deliksatu