TPA Penuh, Jalanan Kotor dan Bau: Warga Blokade Akses Truk Sampah Masuk Cipeucang

TANGERANG SELATAN, deliksatu.comRatusan warga Cipecang memblokade truk pengangkut sampah yang hendak masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes karena TPA dinilai sudah kelebihan kapasitas dan membahayakan lingkungan.

Perwakilan warga Cipeucang, Sessile Ramasapitri, mengatakan kapasitas TPA Cipeucang hanya sekitar 400 ton sampah per hari, sementara volume sampah yang masuk mencapai 800 hingga 1.000 ton per hari.

Baca Juga  Kegiatan Musrenbang Kelurahan Kebon Besar Mengusulkan Drynase dan Posyandu Di Tahun Anggaran 2025

“TPA Cipeucang sudah overload dan tidak relevan untuk dipertahankan. Kami menuntut penutupan permanen serta langkah darurat dari pemerintah,” kata Sessile, Selasa (22/12/2025) malam.

Menurut warga, penumpukan sampah berdampak langsung pada permukiman sekitar, mulai dari bau menyengat hingga pencemaran lingkungan.

Warga juga menyoroti kondisi Kali Cirompang yang kini dipenuhi sampah dan kerap memicu banjir saat hujan deras.

Baca Juga  Warga Binaan Rutin Ikuti Kegiatan Pembinaan Keagamaan selama Ramadan 1447 H

Selain itu, warga mempersoalkan kompensasi lingkungan yang dinilai tidak sebanding dengan dampak yang dirasakan.

Kompensasi sebesar Rp250 ribu per tahun per kepala keluarga disebut tidak cukup menutup risiko kesehatan akibat pencemaran.

“Rp250 ribu setahun tidak sebanding dengan dampak kesehatan yang kami alami,” ujarnya.

Warga mendesak pemerintah segera mengambil solusi jangka pendek dan jangka panjang, termasuk pemindahan sampah, penyediaan lahan baru, serta layanan kesehatan bagi warga terdampak.

Baca Juga  Kapolresta Cirebon Hadiri Zoom Meeting Vaksinasi Serentak Bersama Kabaintelkam Polri

Jika tuntutan tidak ditindaklanjuti, warga mengancam akan kembali melakukan aksi serupa.

(By)