Kanwil BPN Banten Gelar Rakerda, Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Layanan Pertanahan 2026

SERANG, deliksatu.comKantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dengan tema “Penguatan Sinergi dalam Rangka Percepatan Layanan Pertanahan yang Pasti, Transparan, dan Tepat Waktu”.

Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi kinerja sekaligus konsolidasi menghadapi tantangan layanan pertanahan tahun 2026.

Rakerda diawali dengan laporan Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan Kanwil BPN Banten, Fahmi.

Dalam laporannya, Fahmi menyebut Rakerda menjadi ruang refleksi atas pelaksanaan program dan kegiatan sepanjang tahun 2025.

Menurutnya, seluruh capaian dan kekurangan perlu dicatat sebagai bahan perbaikan agar kesalahan yang sama tidak terulang di tahun berikutnya.

“Rakerda ini menjadi cermin reflektif terhadap kerja-kerja yang telah kita lakukan sepanjang 2025. Catatan penting inilah yang harus kita perbaiki bersama agar ke depan melangkah lebih baik,” ujar Fahmi, Kamis (15/1/2026).

Baca Juga  Gelar Pasar Murah, Pemkab Cirebon Distribusikan 10 ribu Liter Minyak Goreng Bersubsidi

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, dalam arahannya menyampaikan bahwa Rakerda diikuti sekitar 300 aparatur pertanahan se-Provinsi Banten.

Ia menjelaskan, kegiatan ini memiliki dua tujuan utama, yakni memberikan apresiasi atas kinerja jajaran selama 2025 dan menyatukan persepsi serta komitmen menghadapi tahun 2026.

“Penghargaan yang diberikan memang hanya beberapa menit di atas panggung, tetapi maknanya adalah bentuk terima kasih dan pengakuan atas perjuangan sepanjang 2025. Setelah itu, kita semua kembali bertarung dan bekerja keras di 2026,” kata Harison.

Harison menegaskan, Rakerda menjadi momentum penting untuk menyelaraskan data, memperkuat komitmen, serta menyusun langkah strategis menghadapi tahun 2026 yang dinilainya penuh tantangan.

Ia mengibaratkan perencanaan tersebut seperti seorang pilot yang harus memahami kondisi cuaca, jalur penerbangan, hingga titik pendaratan.

Baca Juga  SPI KPK 2025: "Kado Pahit" akhir tahun Pemkot untuk Masyarakat Kota Tangerang

Dalam kesempatan itu, Harison juga mengajak seluruh peserta menyimak arahan Inspektur Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi, yang hadir membuka kegiatan.

Menurutnya, pandangan Irjen mencerminkan bagaimana aparatur pertanahan dilihat dari dalam maupun luar institusi, termasuk dari sudut pandang aparat penegak hukum.

“Saya berharap teman-teman membuka telinga, mata, dan hati. Apa yang disampaikan adalah realitas yang perlu kita terima sebagai bahan koreksi dan perbaikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Harison kembali menekankan dua nilai utama dalam pelaksanaan tugas, yakni profesionalisme dan integritas. Profesionalisme berarti kesiapan aparatur menjalankan tugas sesuai kompetensi dan aturan, sementara integritas adalah keselarasan antara pikiran, ucapan, dan tindakan.

Baca Juga  Warga Minta Jalan Penghubung Dua Desa Segera di Perbaiki

“Kita mengklaim sebagai organisasi pelayanan yang profesional dan terpercaya. Tantangannya adalah sejauh mana klaim itu benar-benar terwujud dalam praktik sehari-hari,” ujarnya.

Menutup arahannya, Harison berharap Rakerda memberikan manfaat nyata bagi peserta dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan pertanahan di Provinsi Banten.

Ia juga mengajak seluruh jajaran fokus mengikuti rangkaian kegiatan demi kepentingan organisasi dan masyarakat.

Rakerda ini turut dihadiri Inspektur Wilayah III Kementerian ATR/BPN Lutfi Zakaria, pejabat administrator dan fungsional madya Kanwil BPN Banten, para Kepala Kantor Pertanahan, pejabat pengawas, serta koordinator substansi se-Provinsi Banten.

Editor : Glend