Atmung Kawal Sengketa Lahan Warga Kaltara, DPRD Minta Hak Rakyat Diprioritaskan

JAKARTA, deliksatu.comAnggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dari Fraksi PDI Perjuangan, Atmung, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan hak-hak masyarakat, terutama terkait sengketa lahan yang masih banyak terjadi di sejumlah wilayah Kaltara.

Pernyataan tersebut disampaikan Atmung saat menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di Hotel Novotel Mangga Dua, Jakarta, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Atmung, persoalan agraria hingga kini masih menjadi keluhan utama masyarakat. Banyak warga yang mengaku lahannya bersengketa atau mengalami tumpang tindih dengan kawasan yang dikuasai perusahaan.

“Persoalan yang saat ini kami perjuangkan adalah hak-hak masyarakat yang masih mengalami sengketa lahan dan tumpang tindih dengan perusahaan. Ini terus kami kawal dan perjuangkan karena masih banyak warga yang terdampak dan menderita akibat persoalan tersebut,” kata Atmung.

Baca Juga  Relawan Sapu Lidi Surabaya Raya Serukan Satu Komando 2024 Ikut Jokowi

Ia menilai kepastian hukum atas kepemilikan lahan menjadi kebutuhan mendasar yang harus segera diselesaikan pemerintah. Dengan adanya kepastian hukum, masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonomi secara aman dan meningkatkan taraf hidup mereka.

Sebagai wakil rakyat, Atmung menegaskan dirinya memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat yang telah memberikan kepercayaan melalui pemilu.

“Saya akan terus memperjuangkan masyarakat, khususnya rakyat kecil. Amanah yang diberikan kepada saya harus diwujudkan melalui kerja nyata untuk meningkatkan kesejahteraan dan memastikan hak-hak masyarakat terpenuhi,” ujarnya.

Baca Juga  BKN Apresiasi Pemprov Banten, Manajemen Talenta Jadi Proyek Percontohan

Selain menyoroti persoalan agraria di daerah, Atmung juga menyinggung kondisi ekonomi nasional yang dinilainya masih menjadi tantangan bagi banyak masyarakat. Ia berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang lebih berpihak kepada rakyat kecil.

“Kami prihatin dengan kondisi yang saat ini dirasakan masyarakat. Harapannya tentu ada perubahan yang lebih baik ke depan. Pemerintah harus benar-benar memikirkan kepentingan rakyat sesuai amanat konstitusi dan menjadikan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas,” tegasnya.

Melalui kegiatan Bimtek tersebut, Atmung berharap para anggota legislatif dapat meningkatkan kapasitas, pemahaman, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga memastikan akan terus menyerap aspirasi warga Kalimantan Utara dan mengawal berbagai persoalan yang menjadi kebutuhan mendesak di daerah pemilihannya.
Menurutnya, fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran harus dijalankan secara optimal agar kehadiran wakil rakyat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga  Ditekan dan Dijegal, Habib Umar Alhamid: Secara tak Langsung Jokowi Siapkan Pelaminan untuk Anies Menuju RI-1

Reporter : Novi

Editor : Glend


Berita Terkait