Breaking News

Dishub Tangerang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di 3 Ruas Jalan Ini

Dishub Kota Tangerang, Rekayasa Lalu Lintas, Jalan Kota Tangerang, Jalan M Toha, Jalan Iskandar Muda, Jalan Marsekal Suryadarma, PUPR Kota Tangerang, Tangerang

DelikSatu.com | TANGERANG – Dinas Perhubungan Kota Tangerang menyiapkan rekayasa lalu lintas menyusul pekerjaan revitalisasi di tiga ruas jalan yang berpotensi memengaruhi perjalanan masyarakat.

Tiga ruas tersebut yakni Jalan M Toha, Jalan Iskandar Muda, dan Jalan Marsekal Suryadarma. Rekayasa disiapkan bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota agar arus kendaraan tetap dapat bergerak selama pekerjaan berlangsung.

Kepala Dishub Kota Tangerang Achmad Suhaely mengatakan pengaturan lalu lintas diperlukan karena sejumlah titik pekerjaan berada di ruas yang memiliki aktivitas kendaraan cukup tinggi.

Untuk Jalan M Toha, pekerjaan revitalisasi berada di sekitar kawasan Galeong. Dishub mengimbau masyarakat yang hendak menuju Kota Tangerang maupun sebaliknya untuk mempertimbangkan jalur alternatif.

Pengendara dapat menggunakan Jalan Aryawangsakara, kemudian menuju Jalan Arya Santika dan melanjutkan perjalanan ke Jalan Otista.

Imbauan tersebut ditujukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi pekerjaan Jalan M Toha.

“Yang pertama, untuk di Jalan M Toha, karena ruas perbaikannya itu kira-kira posisinya ada di sekitar Galeong,” kata Suhaely, Senin, 10 Agustus 2026, usai apel pagi.

Baca Juga  BMW Motorrad Days returns next month

Ruas kedua yang menjadi perhatian Dishub adalah Jalan Iskandar Muda. Pekerjaan berlangsung di sekitar Kantor Kecamatan Neglasari.

Pengendara diimbau menghindari segmen jalan yang sedang diperbaiki apabila tidak memiliki keperluan mendesak. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah penumpukan kendaraan di sekitar area proyek.

Bagi masyarakat dari arah Kabupaten Tangerang yang hendak menuju Kota Tangerang, maupun warga Kota Tangerang yang menuju wilayah Kabupaten Tangerang, dapat menggunakan Jalan Bayur atau ruas alternatif lainnya.

Dishub berharap volume kendaraan di Jalan Iskandar Muda yang sedang diperbaiki tidak terlalu besar sehingga arus lalu lintas tetap dapat dikendalikan.

“Harapannya, Jalan Iskandar Muda yang sedang diperbaiki tidak menampung volume kendaraan yang terlalu besar,” ujar Suhaely.

Sementara itu, penanganan lalu lintas di Jalan Marsekal Suryadarma memiliki skema berbeda. Dishub tidak dapat melakukan pengalihan arus secara penuh karena kondisi ruas jalan.

Sebagai gantinya, skema contraflow disiapkan pada sejumlah segmen selama pekerjaan berlangsung.

Masyarakat yang tetap harus melintas di sekitar lokasi pekerjaan diminta memperhitungkan waktu perjalanan. Pengendara juga diminta mematuhi arahan petugas yang melakukan pengaturan langsung di lapangan.

Baca Juga  Jalin Silaturahmi Bersama Beberapa Ormas, GRIB Jaya Adakan Pemotongan Hewan Kurban

Suhaely mengatakan masyarakat yang tidak memiliki keperluan mendesak di tiga ruas tersebut sebaiknya memilih jalur alternatif untuk menghindari potensi kepadatan.

“Kalaupun sekiranya ada hal-hal yang diatur di lapangan, untuk dapat mematuhi apa yang menjadi arahan petugas di lapangan,” katanya.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan pekerjaan revitalisasi jalan dilakukan dengan dukungan sejumlah skema rekayasa lalu lintas.

Menurutnya, ruas jalan yang sedang dikerjakan pada prinsipnya tidak ditutup secara total. Pengaturan dapat dilakukan melalui sistem buka tutup maupun contraflow sesuai kondisi di lapangan.

“Secara umum jalan enggak kita tutup. Mungkin ada buka-tutup, ada contraflow,” ujar Taufik.

Untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan, PUPR Kota Tangerang juga memungkinkan pengerjaan dilakukan selama 24 jam. Skema tersebut dapat diterapkan karena rekayasa lalu lintas telah disiapkan.

“Makanya kita enggak kerja malam saja, karena memang rekayasa lalu lintas sudah kita siapkan, sehingga pengerjaan bisa lebih cepat, siang malam begitu, 24 jam,” katanya.

Baca Juga  Mendiami Tanah Sejak 16 Tahun Silam, Buruh Harian Lepas dari Kabupaten Bogor Terima Sertipikat Tanah dari Menteri AHY

Durasi pekerjaan berbeda sesuai kontrak. Sebagian proyek ditargetkan selesai dalam dua bulan, sementara pekerjaan lainnya membutuhkan waktu hingga tiga bulan.

PUPR menargetkan pekerjaan dapat selesai lebih cepat dari waktu yang ditetapkan. Petugas juga ditempatkan di sejumlah lokasi pekerjaan dan sosialisasi dilakukan agar masyarakat mengetahui jalur alternatif yang dapat digunakan.

Revitalisasi merupakan bagian dari penanganan ruas jalan prioritas di Kota Tangerang. Pekerjaan tidak hanya berupa pemeliharaan ringan, tetapi juga mencakup rekonstruksi jalan yang mengalami kerusakan.

Selain Jalan M Toha, Jalan Iskandar Muda, dan Jalan Marsekal Suryadarma, penanganan juga mencakup Jalan Gatot Subroto serta sejumlah ruas lainnya.

Untuk keseluruhan program penanganan jalan kota tersebut, PUPR Kota Tangerang menyiapkan anggaran sekitar Rp69 miliar. Seluruh pekerjaan ditargetkan dapat diselesaikan pada 2026.

Bagi pengendara, informasi mengenai jalur alternatif dan rekayasa lalu lintas menjadi penting selama pekerjaan berlangsung. Dishub mengingatkan masyarakat untuk memperhitungkan waktu tempuh dan mengikuti arahan petugas ketika melintasi kawasan proyek. (Dri

Mengungkap Fakta
X
×
Deliksatu