Disdikbud Provinsi Banten Buat Aturan Pembatasan Gadget (Handphone), SMAN 3 Kota Tangerang Apresiasi

Kota Tangerang deliksatu.com – Disdikbud Provinsi Banten mengeluarkan aturan pembatasan penggunaan handphone bagi siswa dan guru SMA, SMK, dan SKh. Negeri dan Swasta. Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 100.3.4.1/0334-Dindikbud/2026, yang ditandatangani oleh Kepala Disdikbud Provinsi Banten, Dr. H. Jamaluddin M.Pd.

Kepala Sekolah SMAN 3 Kota Tangerang, Ruruh Wuryani, menyambut baik aturan ini karena dapat meningkatkan fokus siswa-siswi dalam belajar.

Baca Juga  Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Paragon (YLPKP), Puji Iman Jarkasih Kritisi Ketimpangan PPDB Prov Banten 2024 dengan melakukan Pengawasan dan Monitoring di Kota Tangerang

” Melihat surat edaran dari pak H.Jamaludin selaku Kadisdikbud Provinsi Banten, tentang himbauan pembatasan Gadget (Handphone) terhadap murid dan para guru saya sangat mengapresiasi,” ucap Ruruh di ruang kantornya, kamis (19/02/2026).

Ia pun menambahkan, dampak positif dari aturan pembatasan Gadget (Handphone) ini yang pertama adalah siswa-siswi bisa lebih fokus dalam kegiatan belajar, yang kedua siswa-siswi tidak sembarangan untuk membuat konten-konten yang tidak ada sisi pendidikannya.

Baca Juga  SDN Pondok Kacang Barat 03 Kota Tangerang Selatan, Gelar Giat Festival Budaya Indonesia Mengusung Program P5

” Kemudian juga terhadap gurunya, jadi guru juga dilarang menggunakan handphone dikelas disaat sedang mengajar, serta guru juga tidak boleh membuat konten-konten yang tidak bernuansa pembelajaran atau pendidikan di lingkungan sekolah dan pada saat bekerja atau jam pembelajaran,” ujarnya.

Saya sebagai Kepala Sekolah SMAN 3 Kota Tangerang sangat mengapresiasi dengan adanya aturan pembatasan penggunaan Gadget (Handphone) ini, karena siswa kami jadi fokus dalam belajar.

Baca Juga  Menilik Tugas H. Djuhairi Korwil Pendidikan Kecamatan Cipondoh Dalam Masa Purna Bakti Kerja

” Sekolah kami mempunyai tagline SMANIC (Smart and Nice), jadi suasana di sekolah ini adalah semata-mata untuk membuat siswa-siswi yang cerdas dan berkarakter,” pungkas Ruruh.

 

( EDON )