Breaking News

Kepala SDN Panunggangan 1 Buka Suara Soal Kendala Peliputan, Sebut Terjadi Miskomunikasi Saat Acara Pelepasan Siswa

Kepala SDN Panunggangan 1 Kota Tangerang, Deti Nursolihat, memberikan klarifikasi terkait kendala peliputan wartawan saat acara pelepasan siswa. Sekolah menegaskan tidak ada larangan terhadap tugas jurnalistik

DelikSatu.com | KOTA TANGERANG – Kepala SDN Panunggangan 1 Kota Tangerang, Deti Nursolihat, S.Pd., akhirnya memberikan penjelasan terkait kendala yang sempat terjadi saat peliputan kegiatan tasyakuran dan pelepasan siswa kelas VI yang berlangsung di Aula SMP PGRI Kota Tangerang.

Dalam keterangannya, Deti menegaskan bahwa tidak pernah ada kebijakan sekolah yang melarang wartawan menjalankan tugas jurnalistik dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, persoalan yang muncul lebih disebabkan oleh kurang optimalnya koordinasi antara panitia pelaksana dan pihak media yang hadir di lokasi acara.

Ia menyebut kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi seluruh pihak agar komunikasi dalam setiap kegiatan sekolah dapat berjalan lebih baik di masa mendatang.

Baca Juga  SMPN 14 Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H Di Area Lapangan Sekolah Dengan Khidmat

“Ini menjadi pembelajaran bagi kami. Kemungkinan ada hal yang terlewat sehingga koordinasi dengan media belum berjalan maksimal,” ujar Deti Nursolihat.

Menurutnya, kegiatan pelepasan siswa sepenuhnya dikelola oleh panitia yang dibentuk dari unsur wali murid. Sementara pihak sekolah berperan sebagai fasilitator yang mendukung kelancaran pelaksanaan acara dari awal hingga selesai.

Karena proses persiapan kegiatan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, sejumlah aspek koordinasi belum tersusun secara maksimal, termasuk terkait mekanisme komunikasi dengan media yang hadir untuk melakukan peliputan.

Deti mengakui kondisi tersebut menjadi evaluasi bersama agar ke depan setiap kegiatan yang melibatkan banyak pihak dapat dipersiapkan dengan lebih matang dan terkoordinasi sejak awal.

Baca Juga  SDN Serua 01 Tangsel Menggelar Giat Simulasi Makan Siang Gratis Kerjasama Pemerintah Pusat Bersama Relawan Bela Bakti Negara

“Kami menyadari hal ini perlu diperbaiki. Ke depan tentu akan ada koordinasi yang lebih baik sehingga tidak terjadi kesalahpahaman seperti yang terjadi sebelumnya,” katanya.

Selain memberikan klarifikasi, pihak sekolah juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat pihak yang merasa kurang nyaman selama proses kegiatan berlangsung. Menurutnya, sekolah menghormati peran media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Ia menilai keberadaan media memiliki kontribusi penting dalam mempublikasikan berbagai program pendidikan, kegiatan sekolah, hingga prestasi yang berhasil diraih para siswa.

Deti juga menegaskan bahwa hubungan baik antara sekolah dan media harus terus dijaga karena keduanya memiliki peran yang saling mendukung dalam memberikan informasi yang bermanfaat bagi publik.

Baca Juga  SDN Rawa Buntu 01 Kota Tangsel Menggelar Acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H

Oleh sebab itu, SDN Panunggangan 1 berkomitmen menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan pembelajaran bersama. Dengan komunikasi yang lebih terbuka dan koordinasi yang lebih baik, seluruh pihak diharapkan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal.

“Kami berharap kegiatan sekolah ke depan dapat berjalan lebih baik dan koordinasi dengan semua pihak, termasuk media, dapat dilakukan sejak tahap perencanaan sehingga tidak terjadi kesalahpahaman,” pungkasnya.

Klarifikasi tersebut sekaligus menegaskan bahwa situasi yang sempat terjadi bukan merupakan bentuk pelarangan terhadap tugas jurnalistik, melainkan persoalan koordinasi yang belum berjalan maksimal sehingga menimbulkan perbedaan persepsi di lapangan. (ANdri)

Mengungkap Fakta
X