Lapas Kelas I Tangerang Terima Kunjungan Puslemasmil TNI, Soroti Program Jawara Beton

TANGERANG, deliksatu.comLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang menerima kunjungan silaturahmi Kepala Pusat Lembaga Pemasyarakatan Militer (Puslemasmil) Brigjen TNI M. Yusrif Guntur, Selasa (3/2/2026).

Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan sekaligus studi banding pengelolaan pemasyarakatan. Brigjen TNI M. Yusrif Guntur hadir bersama Letkol Cpm Paulus dan Lettu Chk Muidin.

Rombongan disambut langsung Kepala Lapas Kelas I Tangerang Beni Hidayat beserta jajaran struktural. Dalam kunjungan tersebut, rombongan Puslemasmil meninjau sejumlah fasilitas utama serta melihat langsung berbagai program pembinaan yang dijalankan Lapas Kelas I Tangerang, mulai dari aspek pengamanan, pelayanan, hingga sistem pembinaan warga binaan.

Baca Juga  Menteri Nusron Ajak Kepala Daerah Se-Sulawesi Tenggara Ikut Berkolaborasi Atasi Tantangan dalam Wujudkan Administrasi Pertanahan Modern

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Jawara Beton, program pembinaan kemandirian yang bergerak di bidang produksi material konstruksi dan melibatkan warga binaan secara aktif dalam kegiatan industri.

Program ini dinilai sebagai bentuk pembinaan produktif berbasis keterampilan kerja, yang tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga menanamkan etos kerja, disiplin, serta kesiapan warga binaan untuk kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang Beni Hidayat mengatakan, pembinaan kemandirian dirancang agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan dan proses reintegrasi sosial warga binaan.

Baca Juga  Biro Humas Perkuat Kolaborasi dengan Seluruh Ditjen untuk Tingkatkan Citra Institusi Kementerian ATR/BPN

“Pembinaan tidak hanya soal keterampilan, tetapi juga membangun kemandirian dan tanggung jawab. Warga binaan mendapatkan premi dari hasil produksi serta jaminan kesehatan melalui BPJS sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” kata Beni.

Sementara itu, Kepala Puslemasmil Brigjen TNI M. Yusrif Guntur mengapresiasi sistem pembinaan yang diterapkan Lapas Kelas I Tangerang. Ia menilai program yang dijalankan terintegrasi dan berorientasi pada pemberdayaan warga binaan.

“Saya melihat langsung berbagai program unggulan dan sangat mengapresiasi pelaksanaannya. Semoga program ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bekal berharga bagi warga binaan,” ujarnya.

Baca Juga  Pembagian BST Panunggangan Utara Mengikuti Protokol Covid-19

Melalui kunjungan silaturahmi dan studi banding ini, diharapkan sinergi antarinstansi semakin kuat dalam meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan serta memperkuat fungsi pembinaan agar warga binaan dapat kembali ke masyarakat secara mandiri dan produktif.

Editor : Glend