Deliksatu.com | DEPOK – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Depok menghadapi kendala operasional akibat keterlambatan pencairan anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN). Kondisi tersebut membuat sejumlah dapur penyedia makanan bergizi bagi para penerima manfaat terancam menghentikan layanan sementara.
Pengelola Yayasan Sinergi Helmi Rahayu mengungkapkan, dari total tujuh dapur MBG yang dikelola, baru empat dapur yang telah menerima pencairan anggaran. Sementara tiga dapur lainnya hingga kini masih menunggu proses penyaluran dana dari pemerintah pusat.
Keterlambatan pencairan anggaran tersebut berdampak langsung terhadap keberlangsungan operasional dapur, terutama dalam pengadaan bahan pangan, distribusi makanan, hingga pembayaran kebutuhan pendukung lainnya.
Pihak yayasan menyatakan bahwa operasional program akan terus berjalan sesuai kemampuan anggaran yang tersedia. Namun apabila dana belum juga dicairkan dalam waktu dekat, maka tiga dapur yang belum menerima anggaran berpotensi menghentikan aktivitas sementara hingga pendanaan diterima.
“Kami tetap berupaya menjaga pelayanan kepada penerima manfaat. Namun operasional dapur sangat bergantung pada ketersediaan anggaran yang telah dialokasikan melalui program MBG,” ujar perwakilan pengelola.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan kelompok rentan. Melalui program ini, ribuan porsi makanan bergizi disalurkan setiap hari kepada penerima manfaat di berbagai daerah.
Di Kota Depok, keberadaan dapur MBG menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program tersebut. Karena itu, keterlambatan pencairan anggaran dikhawatirkan dapat memengaruhi kelancaran distribusi makanan kepada para penerima manfaat.
Pengelola berharap proses administrasi dan pencairan dana dari Badan Gizi Nasional dapat segera diselesaikan agar seluruh dapur kembali beroperasi secara normal. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan tanpa hambatan.
Sementara itu, hingga saat ini pihak terkait masih menunggu kepastian jadwal pencairan dana untuk tiga dapur yang belum menerima anggaran. Pengelola memastikan akan terus melakukan koordinasi dengan pihak Badan Gizi Nasional guna memastikan keberlanjutan program MBG di wilayah Depok.
Program MBG sendiri diharapkan tetap menjadi solusi dalam meningkatkan asupan gizi masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.






