DelikSatu.com | KOTA TANGERANG – Upaya menciptakan generasi muda yang sehat, tangguh, dan berkualitas terus diperkuat Pemerintah Kota Tangerang. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), pembinaan bagi kader dan pengelola Bina Keluarga Remaja (BKR) digelar selama lima hari dan resmi ditutup pada Rabu, 17 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Ar-Rabiah tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan para kader dalam mendampingi keluarga yang memiliki remaja, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan masa transisi menuju dewasa.
Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar Sopian, mengatakan pembinaan tersebut dirancang untuk memperkuat peran orang tua dalam memberikan arahan, motivasi, dan pendampingan kepada anak-anak remaja.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan keterampilan orang tua dalam membimbing remaja agar tumbuh menjadi generasi yang berkualitas serta menjadi fondasi keluarga yang sejahtera di masa depan,” ujar Tihar.
Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama yang berperan besar dalam membentuk karakter, perilaku, dan masa depan anak. Karena itu, kader BKR harus memiliki pemahaman yang kuat agar mampu memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat.
Selain pembekalan mengenai pola pengasuhan remaja, peserta juga mendapatkan materi Program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP). Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesiapan menikah dari berbagai aspek, mulai dari kesehatan, mental, emosional, hingga kondisi ekonomi.
Dalam program tersebut, usia ideal pernikahan yang disosialisasikan yakni minimal 20 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki. Langkah ini dinilai penting untuk mendorong terbentuknya keluarga yang lebih siap dan berkualitas.
Tak hanya itu, para kader juga dibekali pelatihan penggunaan aplikasi New SIGA yang merupakan sistem informasi keluarga berbasis digital dari BKKBN. Platform tersebut berfungsi mengintegrasikan data kependudukan, pelayanan keluarga berencana, hingga berbagai program pembangunan keluarga.
Tihar menjelaskan, pemanfaatan New SIGA menjadi bagian penting dalam mendukung pengambilan kebijakan berbasis data yang akurat dan akuntabel.
“Data yang valid sangat dibutuhkan untuk mendukung program pembangunan keluarga, termasuk percepatan penurunan stunting dan perencanaan keluarga yang lebih tepat sasaran di Kota Tangerang,” katanya.
Melalui peningkatan kapasitas kader BKR serta penguatan pemanfaatan teknologi digital, DP3AP2KB Kota Tangerang optimistis program pembinaan keluarga dan remaja dapat berjalan semakin efektif serta menjangkau lebih banyak masyarakat.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkot Tangerang dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui penguatan peran keluarga sebagai pondasi utama pembangunan daerah.
SEO Rank Math Description:
DP3AP2KB Kota Tangerang memperkuat pembinaan Bina Keluarga Remaja (BKR) dan pelatihan aplikasi New SIGA guna mendukung keluarga sejahtera, menekan stunting, serta mencetak generasi muda yang sehat dan berkualitas.

