KOTA TANGERANG, deliksatu.com – Kondisi memprihatinkan terlihat di Lapangan Ahmad Yani atau Alun-alun Kota Tangerang. Drainase di salah satu ruang publik kebanggaan warga itu dipenuhi sampah plastik, dedaunan, hingga lumpur yang menimbulkan bau tak sedap.
Pantauan di lokasi menunjukkan tumpukan sampah menghambat aliran air di saluran drainase.
Ironisnya, kondisi tersebut terjadi di kawasan yang setiap hari dipadati warga untuk berolahraga, bersantai, hingga menjadi lokasi berbagai kegiatan pemerintah.
Persoalan itu memicu kritik terhadap kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang.
Warga menilai pengawasan dan pemeliharaan kebersihan di kawasan tersebut belum maksimal sehingga sampah dibiarkan menumpuk.
Praktisi hukum sekaligus pemerhati lingkungan, Kartino, mengaku prihatin melihat kondisi drainase yang semestinya menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Saya sangat kaget melihat selokan di kawasan Lapangan Ahmad Yani dipenuhi sampah. Padahal tempat ini merupakan ikon Kota Tangerang yang setiap hari ramai dikunjungi masyarakat. Jangan sampai wajah kota tercoreng hanya karena persoalan kebersihan yang seharusnya bisa diantisipasi,” kata Kartino. Selasa (21/7/2026)
Menurutnya, DLH Kota Tangerang tidak boleh menunggu persoalan semakin parah sebelum bertindak. Ia mendesak dilakukan pembersihan menyeluruh sekaligus evaluasi sistem pemeliharaan drainase agar kejadian serupa tidak terus berulang.
“Kalau saluran air dibiarkan tersumbat, dampaknya bukan hanya bau tak sedap. Saat hujan turun, potensi genangan bahkan banjir lokal bisa terjadi. DLH harus segera turun tangan dan jangan tutup mata terhadap kondisi ini,” tegasnya.
Kartino menilai kebersihan ruang publik merupakan cerminan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Karena itu, selain membersihkan saluran drainase, ia meminta pengawasan diperketat terhadap oknum yang masih membuang sampah sembarangan.
“Kebersihan adalah sebagian dari iman. Semangat itu harus tercermin di Kota Tangerang yang selama ini mengusung slogan Kota Berakhlakul Karimah. Pemerintah dan masyarakat harus sama-sama bertanggung jawab menjaga fasilitas umum,” ujarnya.
Warga berharap DLH Kota Tangerang segera merespons keluhan tersebut dengan aksi nyata, bukan sekadar pembersihan sesaat.
Mereka juga meminta penambahan tempat sampah, pemasangan papan larangan membuang sampah sembarangan, serta pembersihan drainase secara rutin agar Alun-alun Ahmad Yani tetap menjadi ruang publik yang bersih, sehat, dan layak menjadi kebanggaan masyarakat.
Editor : Glend

