Deliksatu.com| KOTA TANGERANG – Dinas Sosial Kota Tangerang berkolaborasi dengan Hub UMKM PLN UID Banten yang dikelola Bahasabisnis.id menggelar pelatihan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah binaan pada Rabu 14 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan peserta dalam mengelola keuangan dan operasional bisnis agar usaha berjalan lebih terstruktur mandiri dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Acep Wahyudi menjelaskan pelatihan tersebut menghadirkan Founder Bahasabisnis.id sekaligus Koordinator UMKM PLN Banten Edhy Surbakty. Dalam kegiatan itu peserta mendapatkan materi praktis mengenai pengelolaan usaha dan pentingnya membangun kebiasaan keuangan yang tertib sebagai dasar menjalankan bisnis.
“Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membangun fondasi bisnis yang sehat dimulai dari kebiasaan mengelola keuangan secara tertib” jelas Acep.

Salah satu materi utama yang diberikan adalah pemisahan keuangan pribadi dan keuangan usaha. Langkah ini penting agar pelaku UMKM dapat mengetahui kondisi keuangan bisnis secara lebih jelas termasuk menghitung modal pemasukan pengeluaran serta keuntungan yang diperoleh dari kegiatan usaha.
Dengan memisahkan kedua jenis keuangan tersebut pelaku usaha diharapkan dapat mengetahui uang yang digunakan untuk kebutuhan pribadi dan dana yang harus dipertahankan untuk menjalankan bisnis. Pemahaman mengenai kondisi keuangan juga membantu pelaku UMKM mengevaluasi pengeluaran serta melihat perkembangan usaha berdasarkan pencatatan yang tersedia.
Selain pemisahan keuangan peserta memperoleh pembekalan mengenai pencatatan arus kas harian secara konsisten. Pencatatan tersebut dapat membantu pelaku usaha memantau perputaran uang mengendalikan pengeluaran dan mengambil keputusan berdasarkan kondisi keuangan yang sebenarnya.
“Selain itu peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya mencatat arus kas harian secara konsisten. Pencatatan tersebut dapat membantu pelaku usaha memantau perputaran uang mengendalikan pengeluaran serta mengambil keputusan bisnis berdasarkan kondisi keuangan yang sebenarnya” papar Acep.
Acep menegaskan pengelolaan keuangan yang baik menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan UMKM. Melalui pencatatan yang teratur dan pemisahan keuangan yang jelas pelaku usaha diharapkan mampu mengidentifikasi kendala bisnis lebih dini sekaligus menyusun langkah pengembangan secara lebih terarah.
“Pengelolaan keuangan yang baik menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan UMKM. Dengan pencatatan yang teratur dan pemisahan keuangan yang jelas pelaku usaha diharapkan dapat mengidentifikasi kendala bisnis lebih dini sekaligus menyusun langkah pengembangan usaha secara lebih terarah” tambahnya.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam berdiskusi dan merefleksikan kondisi usaha masing masing. Interaksi tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mengevaluasi kebiasaan pengelolaan bisnis serta memahami hal hal yang perlu diperbaiki agar usaha dapat berkembang.
“Melalui pembekalan yang praktis dan sesuai kebutuhan usaha para peserta diharapkan semakin mampu mengelola bisnis secara mandiri profesional dan berkelanjutan” tutup Acep.
Melalui kolaborasi ini Dinas Sosial Kota Tangerang mendorong penguatan kemampuan pelaku UMKM binaan dalam mengelola keuangan dan operasional usaha. Penerapan pencatatan arus kas secara konsisten serta pemisahan keuangan pribadi dan bisnis diharapkan menjadi kebiasaan yang mendukung pengelolaan usaha lebih tertib dan berkelanjutan.
(HNi)

