Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) telah menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tahun 2026 pada 19-22 Oktober yang berlokasi di UIN Ar-Raniry, Banda Aceh . Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Badan Eksekutif Mahasiswa dari berbagai daerah untuk memperkuat sinergi, silaturahmi, serta merumuskan arah gerakan mahasiswa ke depan.
Koordinator Pusat (Korpus) Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yaitu Andira Yofi Sulendra, menjelaskan bahwa persiapan pelaksanaan Rakernas telah dilakukan dengan matang. Persiapan itu mencakup persiapan teknis, opening ceremony, penginapan, akomodasi, dan lainnya. Andira Yofi Sulendra bersyukur pihak kampus memberikan dukungan baik pada kegiatan ini.
“Kita mempersiapkan mulai dari persiapan-persiapan teknis, kemudian sampai kemarin pembukaan, opening ceremony, kemudian penginapan, akomodasi dan lain sebagainya,” jelas Andira Yofi Sulendra.
Andira Yofi Sulendra menuturkan pelaksanaan Rakernas ini memiliki makna tersendiri bagi Organisasi BEM SI. Selain menjadi ajang memperkenalkan kampus pada kancah nasional, kegiatan ini juga menjadi tantangan tersendiri mengingat forum tersebut dihadiri oleh sekitar 150 hingga 200 kampus dari 15 wilayah BEM SI di Indonesia.
Adelia Afifatu Azzarah , selaku korwil BEM SI Rakyat Bangkit dan Presiden Mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri , yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pelaksanaan Rakernas BEM SI di UIN Ar-Raniry, Kota Banda Aceh berjalan dengan baik dan lancar. Ia juga menilai kegiatan ini bukan sekedar forum tahunan, melainkan juga wadah untuk memperkuat silaturahmi, marwah mahasiswa, dan semangat kolektif BEM SI dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Alhamdulillah, dari hari pertama sampai terakhir, penyambutan dan penyuguhan yang diberikan panitia sangat baik, meskipun ada sedikit kendala. Namun, pada akhirnya acara berjalan sesuai dengan rundown,” ujarnya.
Andira Yofi Sulendra selaku Korwil BEM SI Kerakyatan dan Presiden Mahasiswa Esa Unggul juga mengatakan Rakernas tahun ini menjadi ruang strategis untuk memaparkan eskalasi gerakan mahasiswa yang lebih terarah dan berkarakter. Terakhir, ia berharap agar BEM SI menjadi ruang aspirasi mahasiswa seluruh Indonesia. Ia juga menunggu kelahiran pemikir baru yang tidak hanya kritis, tetapi juga solutif dalam menjawab masalah di kedepannya untuk bangsa Indonesia.
Andira Yofi Sulendra juga menyampaikan bahwa Rakernas tahun ini menjadi ruang strategis untuk memetakan eskalasi gerakan mahasiswa yang lebih terarah dan berkarakter. Ia berharap BEM SI dapat terus menjadi wadah aspirasi bagi seluruh mahasiswa di Indonesia. Selain itu, ia menantikan lahirnya pemikir-pemikir baru yang tidak hanya kritis, tetapi juga solutif dalam menjawab berbagai persoalan bangsa indonesia ke depan.
“Semoga BEM SI ini menjadi ruang intelektual kita semua bagi generasi muda lebih khusus BEM SI yang tergabung, untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa se-indonesia,” harapnya.

