Breaking News

BAZNAS Kota Tangerang Himpun Zakat Rp16,5 Miliar, IZN Tertinggi di Banten

KOTA TANGERANG, deliksatu.comBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang mencatat kinerja positif sepanjang Semester I 2026. Penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) telah mencapai Rp16,5 miliar atau sekitar 70 persen dari target tahunan sebesar Rp23,7 miliar.

Tak hanya itu, Kota Tangerang juga mencatat prestasi nasional dengan meraih nilai Indeks Zakat Nasional (IZN) sebesar 8,7, tertinggi di Provinsi Banten dan menempati peringkat kedua secara nasional.

Capaian tersebut dipaparkan dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) Semester I 2026 yang digelar di Aula MUI Kota Tangerang, Rabu (22/7/2026).

Wakil Ketua BAZNAS Kota Tangerang Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan sekaligus Bidang Administrasi, SDM, dan Umum, Danni Budianto Saragih, mengatakan hasil tersebut menunjukkan efektivitas pengelolaan zakat di Kota Tangerang.

“Hasil pengukuran IZN yang dipublikasikan pada Maret 2026 menunjukkan Kota Tangerang memperoleh skor 8,7 dengan kategori sustainable. Nilai ini menjadi yang tertinggi di Provinsi Banten dan peringkat kedua secara nasional,” ujar Danni.

Baca Juga  BRI Bintaro Gelar Car Free Day, Hadirkan Olahraga dan Edukasi Perbankan untuk Masyarakat

Menurutnya, capaian itu tidak lepas dari strategi pengelolaan zakat yang diarahkan untuk mendukung program unggulan Pemerintah Kota Tangerang, yakni Program 3G yang meliputi Gampang Sembako, Gampang Sekolah, dan Gampang Kerja.

Selain penghimpunan yang tercatat dalam neraca (on balance sheet) sebesar Rp16,5 miliar, BAZNAS Kota Tangerang juga membukukan penghimpunan di luar neraca (off balance sheet) mencapai Rp251,3 miliar atau melampaui target Rp250 miliar.

Secara keseluruhan, total penghimpunan zakat, infak, sedekah, dan DSKL selama Januari hingga Juni 2026 mencapai Rp267,8 miliar atau sekitar 98 persen dari target Rp273,7 miliar.

Danni menjelaskan, zakat fitrah menjadi penyumbang terbesar penerimaan dengan nilai Rp7,8 miliar, disusul zakat ASN Rp2,2 miliar, zakat non-ASN Rp1,1 miliar, serta infak Rp3,9 miliar.

Baca Juga  Pabbajja Samanera Sementara 2024, Ribuan Umat Buddha dan Masyarakat Ramaikan Perjalanan Spiritual Terbesar di Kota Tangerang

Sebagian dana infak tersebut digunakan untuk bantuan kemanusiaan bagi Palestina dan korban bencana di Sumatra.
Sementara dari sisi penyaluran,

BAZNAS Kota Tangerang mencatat Allocation to Collection Ratio (ACR) sebesar 89,9 persen atau berada di atas standar kategori baik.

Sepanjang Semester I 2026, dana sebesar Rp14,9 miliar telah disalurkan kepada 35.987 mustahik melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah, hingga kemanusiaan.

Tren penghimpunan zakat di Kota Tangerang juga terus meningkat dalam lima tahun terakhir. Nilainya naik dari Rp6,1 miliar pada 2021 menjadi Rp7,6 miliar pada 2022, kemudian melonjak menjadi Rp17,8 miliar pada 2023, Rp18,1 miliar pada 2024, dan Rp22,1 miliar pada 2025.

Tahun ini, target penghimpunan dipatok sebesar Rp23,7 miliar.
Danni menambahkan, mulai 2026 pengelolaan zakat diperkuat melalui integrasi Indeks Zakat Nasional ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Kementerian Dalam Negeri sehingga data zakat dapat menjadi salah satu indikator pembangunan daerah dalam RPJMD.

Baca Juga  Pembangunan Tanpa Pemeliharaan, Rusdi Saleh : Kota Sehat Tak Pernah Lahir dari Infrastruktur yang Mati Pelan-Pelan

Di bidang tata kelola, BAZNAS Kota Tangerang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015, serta memastikan seluruh amil tetap telah mengantongi sertifikat kompetensi dari BNSP.

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Prof. Dr. H. Wawan Wahyuddin, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, tingginya nilai IZN menjadi bukti meningkatnya kesadaran masyarakat Kota Tangerang dalam menunaikan zakat.

“Capaian ini luar biasa. Kota Tangerang mampu meningkatkan semangat masyarakat untuk berzakat. Nilai Indeks Zakat Nasional yang menjadi tertinggi di Banten dan kedua secara nasional menunjukkan lompatan prestasi yang sangat baik,” katanya.

Ia berharap keberhasilan BAZNAS Kota Tangerang dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkuat tata kelola zakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi penghimpunan dan pendistribusian dana zakat.

Editor : Glend

Mengungkap Fakta
X