Dinas Sosial Kota Tangerang Dorong Karang Taruna Mandiri dan Kreatif Berwirausaha

Kota Tangerang | DelikSatu – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang terus mendorong peran karang taruna agar lebih mandiri dan mampu menciptakan peluang usaha. Langkah ini diwujudkan melalui pembinaan langsung ke lapangan, salah satunya di Karang Taruna Kampung Gempol, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Mulyani, menyampaikan bahwa pembinaan ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi karang taruna di wilayah lain.

Baca Juga  Anggota DPRD DKI Tanggapi Demo Warga RW 07 Tangki, Tegaskan RW Harus Layani Warga

“Kami ingin karang taruna lain terinspirasi untuk terbuka berwirausaha. Dengan begitu, organisasi kepemudaan ini bisa lebih mandiri dalam mengembangkan program sosial,” ujar Mulyani, Kamis (21/8/2025).

Karang Taruna Kunciran saat ini sukses mengelola sejumlah usaha produktif, mulai dari peternakan kambing, pemancingan, perkebunan, taman edukasi anak hingga berbagai unit UMKM Keberhasilan ini menunjukkan bahwa peran pemuda bisa lebih luas, tidak hanya sebatas kegiatan sosial, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Baca Juga  Pemda Jabar Siapkan Aplikasi Pemesanan Minyak Goreng Untuk Bantu Warga Miskin

Mulyani menambahkan, kemandirian ekonomi penting agar karang taruna mampu menciptakan program sosial yang berkelanjutan dan tepat sasaran.

“Jika mandiri secara ekonomi, mereka akan lebih solid dalam melaksanakan program sosial yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Ketua Karang Taruna Kunciran, Surdi Lhabe, mengungkapkan rasa bangga atas inovasi yang sudah dilakukan anggotanya.

“Kami berupaya memanfaatkan lahan yang tidak produktif menjadi produktif. Harapannya, inovasi ini bisa terus berjalan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,”tuturnya.

Baca Juga  HUT RI KE-79, PANITIA GERCEP JELANG WORKSHOP UMKM HMP SE-BANTEN 31 AGUSTUS 2024

Menurut Surdi, keberhasilan Karang Taruna Kunciran menjadi bukti nyata bahwa organisasi kepemudaan bisa menjadi agen perubahan sosial sekaligus pilar ekonomi lokal*