Breaking News

Kasad: Kemerdekaan Negara Dibangun dari Keberagaman Budaya, Agama dan Adat Istiadat

JAKARTA, Deliksatu.com – Kemerdekaan negara Indonesia dibangun dari keberagaman budaya, agama dan adat istiadat. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., saat melaksanakan audiensi dengan tokoh Gereja Majelis Sinode Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) dan Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ) GPIB Imanuel di Gereja Imanuel Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (31/5/2022).

Baca Juga  PWI Audiensi dengan KSP, Bahas Persiapan Hari Pers Nasional 2026 di Banten

Kedatangan Jenderal Dudung disambut Sekretaris Umum Majelis Sinode GPIB Imanuel, Pendeta Abraham Ruben Persang yang memperkenalkan Pendeta Paulus Kariso Rumambi sebagai Ketua Umum Fungsionaris Majelis Sinode (FMS) GPIB, serta beberapa pengurus Majelis Sinode GPIB.

Kasad menyampaikan, tujuan kunjungannya ke GPIB semata-mata untuk bersilaturahmi, karena keberadaannya sebagai Kasad hadir dari rakyat, oleh rakyat dan hakekatnya untuk kepentingan rakyat.

Baca Juga  Atasi Kemelut Internasional, Habib Umar Alhamid: Prabowo Harus Ciptakan Dunia Baru !

“Saya ingin ada masukan dari GPIB untuk mengantisipasi ancaman perpecahan. Negara tercipta karena perbedaan, negara terbentuk karena kebersamaan, persatuan dan kesatuan. Gotong-royong dan kebersamaan merupakan budaya bangsa kita sehingga dari sini lahir Pancalisa,” ujar Jenderal Dudung.

Kasad berharap, TNI AD dengan GPIB dapat bersinergi dalam menangkal berbagai bentuk ancaman yang dapat menimbulkan perpecahan.

Baca Juga  Habib Ali Alwi Hadiri Halal Bihalal Gannas dan Baksos, Beri Pesan Menyentuh

“Bangsa Indonesia tidak akan terpecah-pecah jika masih tetap memegang teguh Pancasila sebagai ideologi negara,” pungkasnya

Akhir kegiatan, Kasad dan Ketua Umum FMS GPIB saling menukar cinderamata, kemudian dilanjutkan peninjauan Gereja GPIB dan foto bersama di depan geraja. (Dispenad)

(Glen)

Mengungkap Fakta
X