MEDAN, deliksatu.com – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Sofyan Dikha Rahman setelah putra semata wayang mereka berhasil menyelesaikan sidang skripsi di Universitas Negeri Medan (UNIMED).
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris itu dinyatakan lulus dengan nilai A, sekaligus menorehkan prestasi yang membanggakan bagi keluarga.
Capaian tersebut menjadi buah dari kerja keras dan konsistensi Sofyan selama menempuh pendidikan. Sejak kecil, ia dikenal sebagai sosok yang rajin, disiplin, serta memiliki prestasi akademik yang baik.
Semangat belajarnya juga mengantarkannya meraih beasiswa prestasi selama menjalani perkuliahan di UNIMED.
Keberhasilan memperoleh beasiswa tak hanya menjadi pengakuan atas kemampuan akademiknya, tetapi juga membantu meringankan beban biaya pendidikan keluarga.
Prestasi itu menjadi motivasi bagi Sofyan untuk terus mempertahankan pencapaian hingga akhirnya menyelesaikan studi dengan hasil terbaik.
Ibunda Sofyan, Idawati Nasution, mengaku bersyukur dan bangga atas keberhasilan putranya menyelesaikan sidang skripsi dengan nilai A.
“Sejak kecil Sofyan memang anak yang baik, rajin, dan pintar, baik di sekolah maupun di rumah. Ketika dia berhasil mendapatkan beasiswa karena prestasinya, saya semakin yakin bahwa perjuangan dan kerja kerasnya akan membuahkan hasil. Alhamdulillah hari ini dia lulus sidang skripsi dengan nilai A. Sebagai seorang ibu, saya sangat bangga,” ujar Idawati.
Sebagai anak semata wayang, Sofyan menjadi harapan sekaligus kebanggaan keluarga. Di tengah berbagai tantangan selama menjalani pendidikan tinggi, ia tetap menunjukkan semangat belajar yang tinggi dan tidak menyerah untuk meraih cita-citanya.
Idawati berharap kisah perjuangan putranya dapat menjadi motivasi bagi para orang tua maupun generasi muda agar tidak menyerah dalam mengejar pendidikan.
“Saya hanya ingin menyampaikan kepada para orang tua dan anak-anak bangsa di mana pun berada, keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita,” tuturnya.
Bagi keluarga, kelulusan Sofyan bukan sekadar keberhasilan akademik. Momen tersebut menjadi simbol perjuangan panjang, pengorbanan, doa, dan kerja keras yang akhirnya membuahkan hasil.
Kisah Sofyan pun diharapkan dapat menginspirasi banyak anak muda untuk terus berprestasi dan berani bermimpi setinggi mungkin.
(Red)Â

