Breaking News

Dewan Pengawas WRC Habib Muchdar Assegaf :.Apresiasi Komitmen Kapolri Suyudi Ario Seto, Berantas Narkoba, Pemetaan Harus Menjangkau Kampung Hingga Lapas dan Rutan

Deliksatu.com | JAKARTA — Dewan Pengawas Watch Relation of Corruption (WRC), Habib Muchdar Assegaf, mengapresiasi komitmen Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memperkuat pemberantasan narkoba di Indonesia. Ia menilai, langkah pemetaan kawasan rawan narkoba dan identifikasi bandar merupakan strategi penting untuk memutus jaringan peredaran narkotika.

Kapolri Suyudi Ario Seto sebelumnya menyampaikan telah menginstruksikan seluruh Kapolda agar melakukan pemetaan terhadap kampung-kampung narkoba di wilayah masing-masing” Selain pemetaan wilayah rawan, Kapolda juga diminta mengidentifikasi bandar narkoba yang masih berkeliaran agar dapat segera ditindak sesuai ketentuan hukum.

Baca Juga  Respons Cepat Polsek Kelapa Dua Berbuah Hasil, 5 Pelaku Curanmor Tak Berkutik

Lebih lanjut” Habib Muchdar menegaskan, upaya tersebut perlu diperluas dan dilakukan secara menyeluruh, termasuk di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan negara (rutan)“ Pemetaan pemberantasan narkoba jangan hanya menyasar kampung-kampung atau wilayah permukiman saja, Lapas dan Rutan juga harus menjadi bagian penting dari strategi pengawasan dan penindakan, jangan sampai narkoba masih beredar dari balik jeruji besi,” tegas Habib Muchdar.

Baca Juga  Dua Preman yang Meresahkan Warga Diamankan Sat Samapta Polres Cirebon Kota

Menurutnya, pemberantasan narkoba harus dilakukan dari hulu hingga hilir, mulai dari pemasok, bandar besar, jaringan pengedar hingga pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika di dalam Lapas maupun Rutan dimana setiap dugaan pelanggaran harus ditindak lanjuti secara profesional, transparan dan berdasarkan hukum.

Ia juga mendorong sinergi Polri, BNN, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta seluruh aparat penegak hukum untuk memperkuat pengawasan, melakukan evaluasi berkala dan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat tanpa pandang bulu“ Perang terhadap narkoba bukan sekadar menangkap pengguna di lapangan, melainkan membongkar jaringan dan memutus mata rantai peredarannya.

Baca Juga  Korban Penganiayaan di Tangsel Polda Metro Jaya Berikan Trauma Healing

Selanjutnya” Habib Muchdar berharap komitmen Kapolri tersebut diwujudkan melalui langkah nyata, konsisten dan berkelanjutan agar Indonesia semakin kuat dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda dari ancaman narkotika” Jangan beri ruang bagi bandar maupun siapa pun yang terbukti menjadi bagian dari bisnis haram ini,” pungkasnya.

Mengungkap Fakta
X
×
Deliksatu