PUPR Kota Tangerang Kerahkan Alat Berat Antisipasi Banjir

PUPR Kota Tangerang kerahkan alat berat di sejumlah titik rawan banjir untuk memastikan sistem pengendali air berjalan optimal jelang musim hujan.

 

Deliksatu.com | TANGERANG — Menjelang puncak musim penghujan akhir tahun ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang mempercepat langkah mitigasi dengan melakukan normalisasi dan perawatan infrastruktur pengendali banjir di berbagai titik rawan. Sejumlah alat berat dikerahkan serentak di Kali Angke Cipondoh, Kali Wetan Ciledug, Embung Poris Indah, dan Saluran Pembuangan Bugel Indah.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan monitoring dan pemeliharaan sistem pengendali banjir secara berkala. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh infrastruktur tetap berfungsi maksimal dalam menghadapi curah hujan tinggi yang diperkirakan berlangsung hingga Februari 2026.

Baca Juga  Melalui Dinsos: Pemkot Tangerang Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Gelar Pelatihan Keterampilan Berbasis DTKS

“Semua alat berat sudah dikerahkan untuk memastikan sungai, saluran, dan embung berfungsi normal menghadapi musim penghujan ini,” ujar Taufik, Selasa (4/11/25).

Selain normalisasi, PUPR juga menata ulang turap, membersihkan drainase, serta memperkuat sistem pompa dan pintu air. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Tangerang dalam menjaga kota tetap aman dan minim genangan saat curah hujan meningkat.

Taufik menambahkan, PUPR kini tengah melakukan pemetaan ulang wilayah rawan banjir berdasarkan hasil pantauan terbaru. Kawasan bantaran Kali Angke, Kali Sabi, Kali Serua, dan Bendung Sarakan Kali Cirarab menjadi fokus utama karena selama ini sering terdampak genangan akibat curah hujan tinggi.

Baca Juga  FGD Naskah Kebijakan Kewenangan Pelantikan Cakim Menjadi Hakim oleh Ketua MA RI

“Kami sedang menyusun pemetaan kawasan rawan banjir dengan penyesuaian baru. Fokus kami tetap pada wilayah yang sempat tergenang di awal tahun lalu,” jelasnya.

Upaya mitigasi ini juga melibatkan kerja sama lintas sektoral, termasuk pembangunan pos pantau debit air di wilayah perbatasan Kota Tangerang. Pos pantau tersebut berfungsi untuk mendeteksi banjir kiriman dari kawasan hulu seperti Batu Beulah Bogor, Tajur Bogor, dan Perumahan Mutiara Tangerang Selatan.

Melalui langkah kolaboratif ini, PUPR Kota Tangerang berharap potensi genangan air dan kerusakan infrastruktur bisa ditekan semaksimal mungkin.

Baca Juga  Puluhan Warga Taman Kencana Demo di Kantor Lurah Cengkareng Barat, Tolak Kegiatan Cetiya Permata Dihati

“Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis sistem pengendali banjir di Kota Tangerang bisa lebih tangguh menghadapi musim penghujan tahun ini,” tutup Taufik.

Sebagai masyarakat, warga juga diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran air. Yuk, dukung PUPR Kota Tangerang mewujudkan kota yang aman dan bebas banjir!