Dandelion : Elegan & Menawan, Intip Karya Fashion Designer FONNY NOVRIANA yang ditampilkan di Acara TMFW

Deliksatu, Tangerang--TMFW merupakan acara yang memberikan kesempatan bagi para desainer muda dan berbakat untuk memamerkan karya mereka di hadapan audiens yang luas, termasuk pembeli potensial, media fashion, dan industri terkait.

Sukses mewujudkan mimpi mengenai fashion yang menjadi pertumbuhan kreativitas dan inovasi dalam design dan produksi pakaian, Fonny Novriana mmebawakan tema Dandelion pada acara Tangerang Modest Fashion Week kali ini.

Dandelion itu sendiri memiliki makna bunga yang sangat sederhana tanpa adanya semerbak aroma. Dandelion pun dikenal sebagi simbol keberanian, yang memberikan makna wanita yang sederhana,pemberani, namun tetap elegan dan menawan.

Baca Juga  Jumat Berkah, Kabiro Jawa Barat Deliksatu Group Bagikan Nasi Bungkus Untuk Lansia

Fonny Novriana merupakan seorang perempuan insipiratif, ibu dari 3 anak ini, sudah menekuni dunia modelling dan bisnis dibidang Fashion Muslimah sejak tahun 2016. Kecintaannya pada kedua bidang tersebut, melahirkan sebuah Brand dengan nama Maheswari. Alumni dari Islamic Fashion Institute dan telah mendapatkan lisensi sebagai seorang Fashion Designer dari LSP Mode Indonesia, aktif dalam berbagai kegiatan sebagai pembicara seminar bisnis, juri lomba fashion, kegiatan sosial, serta merupakan anggota aktif IWAPI DPC Sumedang.

Baca Juga  Desa Pondok Udik Peringati Tahun Baru Islam 1444 Hijriah Dengan Meriah

Mengenai design yang dibawakan pada acara TMFW kali ini, Fonny Novriani mengatakan bahwa “Koleksi ini mengambil warna-warna eart tone yang menggambarkan simbol kesederhanaan. Memiliki karakteristik feminim dan elegan, bahan yang digunakan seperti jaguard embos, kain brege, ceruty yang flowy, tule jaring sebagai tambahan aplikasi serta kain rubiah bulu yang merepresentasikan dandelion yang berterbangan”

Baca Juga  PWI Kota Tangsel Periode 2025-2028 Resmi Dilantik, Siap Warnai Demokrasi dengan Karya Jurnalistik

Target pasar untuk brand Maheswari adalah wanita dengan umur produktif menengah ke atas

“Red”