Gate Parkir Berbayar Pamulang Permai 1 Tangsel Masih Dipasang Meski Sudah Dibatalkan, Warga Kecewa

TANGERANG SELATAN, deliksatu.comPolemik pemasangan gate parkir berbayar di kawasan pertokoan Pamulang Permai 1, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kembali memicu kekecewaan warga.

Meski sebelumnya telah dilakukan mediasi dan diputuskan pembatalan kebijakan tersebut, aktivitas pemasangan gate parkir masih terpantau berlangsung di sejumlah titik pada Senin malam (2/2/2026).

Warga dan pemilik ruko yang tergabung dalam paguyuban menilai hasil mediasi belum disosialisasikan secara menyeluruh oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan selaku pihak yang mengambil keputusan.

Sebelumnya, warga Pamulang Permai menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan parkir berbayar yang dinilai memberatkan pelaku usaha serta masyarakat sekitar. Aksi tersebut kemudian dilanjutkan dengan forum mediasi antara perwakilan warga dan pihak terkait.

Baca Juga  Kongres Persatuan PWI Segera Digelar, Hendry-Zul Sepakati SC dan Peserta

Dalam mediasi itu disepakati bahwa rencana penerapan gate parkir berbayar di area pertokoan Pamulang Permai 1 dibatalkan.

Namun, keputusan tersebut dinilai belum dijalankan sepenuhnya. Di lapangan, warga masih mendapati adanya aktivitas pembangunan dan pemasangan gate parkir.

Ketua Paguyuban Warga dan Pemilik Ruko Pamulang Permai, Gus Amos, menyampaikan kekecewaannya atas situasi yang terjadi. Ia menilai komunikasi dari pihak terkait sangat minim.

“Komunikasinya sangat kurang. Seharusnya keputusan pembatalan sudah disampaikan ke seluruh unsur yang terlibat. Tapi faktanya, pembangunan masih terus berjalan,” ujar Gus Amos. Selasa (3/3/2026) 

Baca Juga  Desa Kaliglagah Segara  Tersenyum  Kebutuhan  Air Bersih Dapat Segera Terpenuhi

Selain itu, warga juga menyoroti adanya pekerja yang disebut-sebut didampingi oknum aparat saat proses pemasangan berlangsung. Kondisi tersebut dinilai semakin menambah keresahan di tengah masyarakat.

Menurut warga, apabila keputusan pembatalan sudah jelas, maka seharusnya tidak ada lagi aktivitas pemasangan di lokasi.

Mereka pun mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dishub untuk segera mengambil langkah tegas agar situasi tidak semakin memanas.

Warga meminta Dishub Tangsel segera mensosialisasikan secara resmi hasil mediasi, menghentikan seluruh aktivitas pemasangan gate parkir berbayar, serta memberikan klarifikasi terbuka kepada masyarakat dan pemilik ruko.

Baca Juga  Aksi Damai Ojol di DPRD Tangsel Jadi Penegasan Sikap Tolak Provokasi dan Anarkisme

Mereka berharap polemik ini dapat diselesaikan secara transparan dan sesuai kesepakatan bersama, demi menjaga kondusivitas lingkungan usaha di kawasan Pamulang Permai 1.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dishub Kota Tangerang Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait masih berjalannya pemasangan gate parkir di lokasi tersebut.

Editor : Glend