Harga Ayam Melonjak Naik Pedagang Menjerit

Deliksatu.com, — Harga ayam broiler di pasaran terus mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa minggu terakhir. Kondisi ini mulai menimbulkan keluhan dari para pedagang di pasar tradisional, yang merasakan dampak langsung berupa menurunnya daya beli masyarakat dan merosotnya pendapatan usaha mereka.

Pantauan pada Rabu pagi (10/09) di Pasar Ciputat, Kota Tangerang Selatan, menunjukkan situasi yang cukup memprihatinkan. Nuri, salah satu pedagang ayam di pasar tersebut, mengungkapkan bahwa dalam dua minggu terakhir harga ayam broiler dari kandang melonjak tajam.

Baca Juga  PAC Serut PDI Perjuangan Bagi Takjil Dan Berkolaborasi REPDEM

“Dulu harga ayam dari kandang cuma Rp18 ribu per kilogram, sekarang sudah sampai Rp27 ribu. Filet juga naik dari Rp45 ribu jadi Rp55 ribu. Jualan jadi sepi, pendapatan nurun banget,” ujar Nuri. Ia mengaku mengalami penurunan pendapatan hingga 40 persen akibat tingginya harga modal.

Kenaikan harga ini disebut dipicu oleh berkurangnya pasokan ayam dari kandang. Menurut informasi yang diterima para pedagang dari supplier, kondisi ini disebabkan oleh memanasnya situasi politik dan keamanan di sejumlah daerah sentra produksi ayam, yang berdampak langsung pada kelancaran distribusi dan logistik.

Baca Juga  Kota Tangerang Jadi Tuan Rumah Festival KIM Nasional 2025

“Kita semua pedagang ayam di sini cuma bisa berharap, semoga pemerintah segera ambil langkah nyata. Kami ingin harga ayam kembali normal, biar jualan juga lancar,” tambah Nuri.

Fenomena ini menjadi sinyal kuat bagi pemerintah untuk segera melakukan intervensi guna menstabilkan harga ayam broiler serta menjamin ketersediaan pasokan di pasar. Tanpa langkah konkret, dikhawatirkan tekanan terhadap pedagang kecil dan konsumen akan semakin besar.

Baca Juga  Komunitas Blandongan Berikan Donasi ke Warga Yang Terkena Tumor

( Red )