Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H. Sekaligus Pelantikan DKM Masjid Jami Anas Bani Malik Periode 2025 — 2030

KOTA TANGERANG, Deliksatu.com – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami Anas Bani Malik Kelurahan Pondok Bahar Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang, mengadakan peringatan tahun baru islam 1 Muharam 1447 H. sekaligus pelantikan DKM Masjid Jami Anas Bani Malik pada hari Kamis 26 Juni 2025.

Dalam suasana khidmad dan penuh makna, acara pelantikan yang berlangsung di Masjid Jami Anas Bani Malik dihadiri Ketua DMI Kota Tangerang KH. Sujai, Ketua DMI Kecamatan Karang Tengah KH. Rohimudin Husin, M.Ag, Sekretaris DMI Kecamatan Karang Tengah Ust. Mohamad Abduloh S.Th.I.,S.Pd, Sekretaris Lurah Pondok Bahar Basuki Rachmat, S.Kom, Para Ketua RT/RW. Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta Jemaah Masjid Jami Anas Bani Malik.

Baca Juga  Komunitas Baperin Aje Tak Gentar Dukung Calon Mereka, Meski Dihadapkan Pada Kandidat Lain

Dalam acara pelantikan Sekretaris DMI Kecamatan Karang Tengah membacakan Surat Keputusan Pimpinan Cabang DMI Kecamatan Karang Tengah Nomor 040/SK.DMI.PC.KT/VI/2025 tentang Pengesahan Susunan Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid Jami Anas Bani Malik Kelurahan Pondok Bahar Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang Masa Khidmat 2025 — 2030.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami Anas Bani Malik Ir. H. Tri Guntoro terpilih kembali untuk periode kedua, tahun 2025 — 2030,

Baca Juga  Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim serta Dhuafa di Masjid Jabal Nur

Dalam sambutannya, Ia menyampaikan harapannya bersama pengurus untuk mengemban amanah yang telah diberikan. Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam mendukung program-program masjid.

Selanjutnya dilanjutkan dengan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H. dengan tema Hijrahkan Ego, Tinggalkan Dosa Sambut Hidup dengan Hati yang Bersahaja oleh KH. Suhaedi Amir, S.Ag.,MA.

Baca Juga  Hadir di Acara Kontruksi Indonesia ICE BSD, APPEKNAS Siap Berperan Aktif dan Berdaya Saing

Dalam pesannya menyampaikan bahwa adap lebih tinggi dari pada ilmu. “Pentingnya adab aklhak atau etika dalam kehidupan bahkan lebih dari ilmu, bukan berarti meremehkan ilmu, tetapi lebih penekanan bahwa ilmu tanpa adab yang baik bisa menjadi sia-sia,”pungkasnya.

(@ JK)

Editor : Glend