Setahun Jawara Beton Lapas Tangerang, Menteri Agus: Siap Dukung 200 Titik SPPG MBG

TANGERANG, deliksatu.comLapas Kelas I Tangerang terus mengembangkan program pembinaan berbasis industri melalui unit Jawara Beton. Program yang kini genap satu tahun itu mendapat perhatian langsung dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, saat melakukan kunjungan kerja, Kamis (12/2).

Dalam peninjauan tersebut, Agus melihat langsung proses produksi yang dijalankan warga binaan, mulai dari pencetakan, pengeringan hingga produk akhir. Sejumlah produk seperti paving block, roster, hingga panel beton Rumah Instan Sehat Aman dan Murah (RISHAM) dipamerkan sebagai hasil inovasi yang dikembangkan.

Agus menyebut Jawara Beton menjadi contoh konkret pembinaan produktif yang terintegrasi dengan kebutuhan pembangunan nasional. Terlebih, unit ini juga akan mendukung pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga  Kunjungan Bappenas dan Ditjenpas Bahas Strategi Penanganan Overcrowding

“Pada tahap pertama ada delapan titik, satu sudah berjalan di Sukamiskin jadi total sembilan. Tahap berikutnya direncanakan sekitar 200 SPPG dan jajaran Pemasyarakatan akan dilibatkan,” kata Agus.

Selain meninjau Jawara Beton, rombongan juga melihat kesiapan Lapas dalam pengembangan SPPG. Nantinya, warga binaan akan dilibatkan dalam layanan pendukung penyaluran makanan bergizi bagi anak sekolah.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, mengatakan Jawara Beton dirancang sebagai sarana pemberdayaan sosial dan ekonomi. Warga binaan dilibatkan aktif sejak tahap perencanaan, produksi hingga pengendalian mutu.

Baca Juga  Karate-Do Indonesia Pengprov KKI Banten Gelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Periode ke II

“Melalui program ini mereka tidak hanya mendapat keterampilan teknis, tapi juga membangun disiplin dan etos kerja sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Kunjungan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan perwakilan BUMN serta swasta. Dukungan lintas sektor dinilai menjadi kunci penguatan pembinaan berbasis produktivitas di lingkungan Pemasyarakatan.

Direktur PLN UBP Lontar 3 Banten, Darmawan Prasodjo, menyatakan pihaknya mendukung pengembangan Jawara Beton, termasuk pemanfaatan FABA sebagai bahan baku alternatif yang lebih efisien.

Baca Juga  Melalui Program CSR, BRI Memberikan Bantuan Kepada Karang Taruna Desa Cidokom

Menurutnya, kolaborasi ini tidak hanya soal produksi, tetapi juga membangun kapasitas sumber daya manusia warga binaan agar siap terserap di dunia kerja.

Melalui penguatan kualitas produk, standar produksi, dan perluasan jejaring, Jawara Beton diharapkan menjadi model pembinaan progresif yang mampu melahirkan warga binaan terampil, mandiri, dan berdaya saing.

Editor : Glend