Lima Kursi Panas Dibuka, Seleksi Eselon II Tangsel Dimulai: Siapa Berani Rebut?

Lima kursi elite Pemkot Tangsel resmi dibuka, persaingan pejabat dipastikan memanas.

Deliksatu.com | Tangsel,. – Persaingan panas resmi dimulai. Pemerintah Kota Tangerang Selatan membuka lima jabatan elite yang bakal jadi rebutan para pejabat.

Bukan posisi biasa, ini kursi strategis yang menentukan arah kebijakan daerah. Siapa pun yang duduk di sana, dampaknya langsung terasa ke masyarakat.

Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II.b ini diumumkan sejak 3 Februari 2026. Prosesnya tidak main-main, terbuka untuk ASN dari berbagai instansi di wilayah Banten.

Artinya, bukan hanya internal Pemkot Tangsel yang bisa ikut. Kompetisi jadi makin ketat karena peluang terbuka luas.

Lima posisi yang diperebutkan bukan jabatan ringan. Mulai dari Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, hingga Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM.

Baca Juga  Bupati Tangerang Terima Anugrah Meritokrasi Dari Komisi Aparatur Sipil Negara

Setiap posisi punya peran vital. Salah pilih orang, dampaknya bisa panjang.

Ketua Panitia Seleksi, Ir. M. Muhadi, menegaskan proses ini dijalankan tanpa kompromi. Semua peserta akan dinilai secara transparan dan objektif.

“Seluruh tahapan seleksi dilakukan transparan, objektif, dan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Tahapan seleksi pun panjang dan ketat. Dimulai dari pendaftaran hingga 19 Februari 2026, lalu seleksi administrasi yang hasilnya diumumkan pada 24 Februari.

Baca Juga  Lagi, Satpol PP Tangsel Kembali Tertibkan Ratusan Reklame Non Permanen Tanpa Ijin

Belum selesai, peserta yang lolos harus menghadapi penelusuran rekam jejak. Ini tahap krusial yang bisa menjatuhkan kandidat dengan catatan buruk.

Selanjutnya ada uji kompetensi, asesmen, hingga tes kesehatan dan psikologi. Semua dirancang untuk memastikan hanya kandidat terbaik yang bertahan.

Di tahap akhir, peserta harus menulis makalah, lalu mempresentasikannya di hadapan tim seleksi. Ini bukan sekadar formalitas, tapi momen penentuan.

Dari seluruh proses itu, hanya tiga nama terbaik yang akan muncul di akhir. Mereka inilah yang akan dipilih untuk mengisi jabatan strategis tersebut.

Syaratnya juga tidak ringan. Minimal lulusan S1, punya pengalaman jabatan lima tahun, dan rekam jejak bersih tanpa pelanggaran berat.

Baca Juga  Jalin Silaturahim, DPK KNPI Kecamatan Cisauk Gelar Rangkaian Kegiatan Ramadhan

Satu hal yang ditekankan panitia, proses ini gratis. Tidak ada pungutan apa pun.

Peserta diminta waspada. Jika ada yang mengaku bisa “meloloskan” dengan imbalan tertentu, itu dipastikan penipuan.

Seleksi ini bukan sekadar rotasi jabatan. Ini jadi penentu masa depan birokrasi di Tangerang Selatan.

Karena pada akhirnya, kualitas pejabat akan menentukan kualitas pelayanan ke masyarakat. (Dit)