Aksi Parkir Liar di Ciputat Dikeluhkan, Diduga Paksa Bayar

CIPUTAT, deliksatu.comPraktik parkir liar kembali dikeluhkan warga di kawasan ruko Jalan Aria Putra, Serua Indah, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan. Seorang pengunjung bank mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari oknum juru parkir saat berada di lokasi.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (siang) sekitar pukul 14.00 WIB, tepatnya di depan salah satu kantor Bank BRI. Korban mengaku dihampiri oleh petugas parkir usai menyelesaikan urusannya.

Menurutnya, ia telah menyampaikan secara baik-baik bahwa belum bisa memberikan uang parkir. Namun, respons yang diterima justru di luar dugaan.

Baca Juga  Mensesneg Pratikno Dukung PWI Pusat Wujudkan Graha Pers Pancasila dan Pusat Diklat Wartawan Internasional

“Saya sudah bilang dengan sopan, mohon maaf belum bisa bayar. Tapi jawabannya tidak pantas,” ujar korban saat ditemui.

Korban menyebut, oknum tersebut diduga melontarkan ucapan bernada ancaman. Ia diminta untuk tidak memarkirkan kendaraan di lokasi tersebut jika tidak ingin membayar.

“Dia bilang kalau tidak mau bayar, parkir di luar saja. Seolah-olah tempat itu miliknya,” ungkapnya.

Baca Juga  Kapolres Metro Tangerang Kota Hadiri Arahan Presiden di IKN: Perkuat Peran TNI-Polri Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

Situasi sempat memanas ketika korban mengaku memperkenalkan diri sebagai jurnalis. Namun, hal itu tidak membuat oknum tersebut mengubah sikapnya.

“Dia bilang tidak peduli saya wartawan atau siapa pun,” lanjutnya.

Tak hanya itu, korban juga mengaku mendapat ucapan yang dinilai merendahkan profesinya. Pernyataan tersebut dianggap tidak pantas dan menyinggung.

Kejadian ini menambah keluhan warga terkait maraknya parkir liar di wilayah Ciputat, khususnya Serua Indah.

Warga berharap ada tindakan tegas dari pemerintah daerah untuk menertibkan praktik tersebut.

Baca Juga  Nikmati Kuliner di Kami Grill and Shabu Ciledug: Pilihan Tepat untuk Santapan Lezat Bersama Keluarga dan Teman

“Area pelayanan publik seperti perbankan seharusnya bebas dari pungutan liar. Harus ada penertiban serius,” kata warga.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai status maupun legalitas petugas parkir di lokasi tersebut.

Editor : Glend