Taman Aset Pemda DKI di Cengkareng Terbengkalai, Warga Soroti Anggaran Perawatan

JAAKARTA, deliksatu.comKondisi taman aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di kawasan Perumahan Taman Kencana, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, menjadi sorotan warga. Taman seluas sekitar satu hektare yang diperuntukkan sebagai fasilitas umum itu disebut kurang terawat.

Pantauan di lokasi, rumput dan pepohonan terlihat lebat. Area taman yang biasa digunakan warga untuk berkumpul hingga aktivitas masyarakat sekitar tampak tidak mendapat perawatan maksimal.

Seorang pekerja bernama Leman yang tengah membersihkan rumput mengaku dirinya bukan petugas dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta.

Baca Juga  Dengar Keluhan Warga Wabup Cirebon Bergegas Turun Ke Lapangan Berikan Bantuan Kursi Roda dan Sembako

“Saya bukan dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, saya pekerja perusahaan Taman Kencana,” kata Leman saat ditemui, Jumat (15/5/2026).

Saat dikonfirmasi, Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Administrasi Jakarta Barat, Dirja, disebut sedang tidak berada di kantor.

“Kasudin sedang keluar kantor,” ujar Sari, staf Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat, Senin (18/5/2026).

Sari kemudian menyarankan agar konfirmasi dilakukan kepada Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Kecamatan Cengkareng, Hotma.
Namun saat didatangi, Hotma juga disebut sedang berada di lapangan.

“Pak Hotma sedang keluar ke lapangan sejak pagi,” kata salah seorang staf Satpel Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Kecamatan Cengkareng.

Baca Juga  FGD Naskah Kebijakan Kewenangan Pelantikan Cakim Menjadi Hakim oleh Ketua MA RI

Kondisi taman tersebut turut mendapat perhatian dari aktivis Barisan Optimis Muda Bersatu (Bomber), Yayan Suryana. Ia mempertanyakan pengelolaan anggaran perawatan taman milik Pemprov DKI Jakarta.

“Kan ada anggaran perawatan dari Pemprov DKI, kenapa aset tanah negara yang digunakan untuk taman tidak dirawat?” ujar Yayan.

Yayan mengaku mencurigai adanya dugaan penyalahgunaan anggaran apabila taman yang merupakan aset daerah dibiarkan terbengkalai dalam waktu lama.

“Jangan sampai uang negara disalahgunakan untuk kepentingan pribadi,” katanya.

Baca Juga  Musrenbang Tingkat Kecamatan Pondok Aren Tahun 2022 Sukses Dilaksanakan

Ia juga menyebut akan melayangkan surat audiensi kepada pejabat Pemprov DKI Jakarta guna meminta penjelasan terkait kondisi taman tersebut.

“Dalam waktu dekat saya akan mengirim surat audiensi kepada pejabat di lingkungan Pemprov DKI,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai perawatan taman tersebut.

Reporter : Aas

Admin/red